31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Tetapkan Agus Suparmanto Ketum, DPW PPP Jateng Solid Kawal Hasil Muktamar Ancol

BETANEWS.ID, KUDUS – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk mengawal hasil sah Muktamar X PPP di Ancol yang menetapkan Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum PPP periode 2025-2030.

Wakil Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Ulwan Hakim, menyampaikan bahwa mayoritas pengurus DPC PPP di Jawa Tengah solid memberikan dukungan kepada Agus Suparmanto. Dari 35 DPC, hanya lima yang memilih kubu lain, yakni Kabupaten Tegal, Sukoharjo, Batang, Salatiga, dan Klaten.

Baca Juga: Warganya Sakit dan Tak Ada Biaya, Wabup Kudus Bellinda Gercep Beri Perawatan Gratis

-Advertisement-

“Sebanyak 30 DPC di Jawa Tengah satu suara mendukung Agus Suparmanto,” ujar Ulwan, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam muktamar merupakan hal yang wajar dalam dinamika partai. Namun setelah keputusan diambil, ia mengajak seluruh kader untuk kembali bersatu dan fokus membesarkan partai di tingkat daerah. Ulwan juga mengingatkan agar kader tidak terprovokasi isu dualisme kepemimpinan.

“Sesuai hasil muktamar yang sah, Agus Suparmanto telah terpilih sebagai ketua umum baru. Kami, kader PPP di Jawa Tengah, siap mengawal keputusan Muktamar X tersebut,” tandasnya.

Ulwan juga menanggapi klaim kubu Muhammad Mardiono yang menyebut kembali terpilih sebagai ketua umum. Serta, menilai kericuhan yang terjadi dalam forum muktamar dipicu sikap Amir Uskara yang bersikeras memimpin jalannya sidang, sementara peserta menghendaki agar sidang dipimpin Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) yang lebih netral.

“Muktamirin terpancing emosi karena sikap arogan Amir Uskara yang tidak memberi kesempatan peserta untuk menyampaikan pendapat,” jelas Ulwan.

Menurutnya, pernyataan Amir yang terkesan meremehkan peran DPC, DPW, serta muktamirin dengan alasan dirinya memegang palu sidang justru semakin memperkeruh suasana.

Meski demikian, Ulwan menilai dinamika tersebut merupakan bagian dari proses internal partai. Ia menyebut wajar jika banyak kader PPP menginginkan perubahan, terutama karena kepemimpinan Mardiono dianggap gagal membawa partai bangkit.

Pendapat serupa disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Kudus, M Fatchul Munif. Ia menyebut jajaran pengurus DPC, PAC, badan otonom, hingga pengurus harian di Kudus kompak mendukung adanya perubahan di tingkat pusat.

Menurut Munif, kegagalan Mardiono dalam mempertahankan kursi PPP di DPR RI menjadi pukulan berat bagi kader di daerah.

“PPP tidak lagi punya wakil di Senayan. Ini jelas membuat kader di daerah kecewa. Karena itu, kami menilai perubahan kepemimpinan menjadi keharusan,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan klaim kubu Mardiono yang menyebut dirinya terpilih secara aklamasi padahal muktamar belum selesai.

“Itu menunjukkan sikap tidak legowo. Justru menyebarkan informasi menyesatkan dengan mengaku terpilih secara aklamasi,” ungkap Munif.

Baca Juga: Pastikan Sajian Aman dan Sehat, Wabup Kudus Bellinda Bakal Intensifkan Pengawasan Dapur MBG

Munif menilai Agus Suparmanto adalah figur yang tepat untuk membawa PPP ke arah perubahan. Apalagi, ia akan didampingi Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) sebagai Sekretaris Jenderal. Dengan latar belakang Gus Yasin sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah dan tokoh santri, beliau diyakini mampu kembali merangkul ulama dan santri untuk memperkuat basis PPP.

“Pada Pemilu lalu, dukungan kalangan santri ke PPP melemah. Kehadiran Gus Yasin sebagai Sekjen diyakini bisa menghidupkan kembali jaringan santri dan ulama untuk membesarkan PPP,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER