31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Sempat Bilang 50 Ribu Massa Akan Turun 25 Agustus, Kini Husein Sebut Demo Batal

BETANEWS.ID, PATI – Ahmad Husein menyebut menyebut membatalkan rencana aksi unjuk rasa pada 25 Agustus mendatang. Sebelumnya ia sempat bilang kalau massa yang diperkirakan mencapai 50 orang akan turun kembali ke jalan untuk demo.

Agendanya yaitu menuntut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati segera menuntaskan pembahasan di Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo. Mereka yang akan turun ini mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pati Timur Bersatu.

Baca Juga: Seorang Perangkat Desa di Pati Ngaku Nyaris Dipecat Usai Kritik Kebijakan Kenaikan PBB

-Advertisement-

“Aliansi Masyarakat Pati Timur Bersatu menyatakan demo tanggal 25 (Agustus) batal. Saya udah nggak berkecimpung di situ lagi. Tadi Masyarakat sudah tak kasih tahu kalau tanggal 25 batal,” kata Husein kepada awak media.

Husein menjelaskan, pertimbangannya membatalkan Demo Pati Jilid II adalah karena dia melihat pergerakan massa terkini sudah melenceng jauh dari tuntutan awal, yaitu menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sampai 250 persen. Namun, dia tak menyebut secara pasti siapa yang dimaksud.

“Ya, kayak-kayak ditunggangi politik. Kalau saya dari awal, kan, real dari masyarakat. Makanya dari situ saya langsung, lebih baik membatalkan ketimbang saya cuma buat jembatan aja dan dia ditungggangi politik,” imbuh Husein.

Saat ditanya putusan pembatalan ini kemungkinan bisa menimbulkan tuduhan bahwa dirinya menerima uang dari Bupati Pati Sudewo, Husein tak mempermasalahkannya.

“Biarin, yang penting besok kelihatan. Omahku, yo elek kok (Rumahku, ya jelek, kok),” kata Husein.

Soal beredarnya tangkapan layar panggilan video dengan Bupati Pati, Sudewo, Husein membenarkannya. Dia mengaku video call itu dilakukan Selasa (19/8/2025) kemarin. Husein menyebut ia yang pertama menghubungi, lalu ditelepon balik Sudewo.

“Ya, aku video call-an sama Pak Bupati, dan aspirasi-aspirasi saya diterima oleh Pak Bupati. Dari bawah ibaratnya, kepala desa saya suruh tekan Pak Bupati, itu pembangunannya maksimal, biar tahun ini mbangun, tahun depan dana desanya buat yang lain,” bebernya.

Baca Juga: Kenaikan PBB Pati Dipertanyakan di Pansus Hak Angket, BPKAD Akui Tak Didahului Kajian

Husein lantas menegaskan bahwa dia sudah berdamai dengan Bupati Pati, Sudewo. Husein secara pribadi juga sudah tidak menuntut Sudewo lengser dari jabatannya. Dia mempersilakan Sudewo melanjutkan kepemimpinan, yang penting menyerap aspirasi warga.

“Tetap damai saya, aku lebih suka pemimpin yang benar-benar merangkul masyarakat. Dan Pak Sudewo tadi sudah membuktikan,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER