BETANEWS.ID, KUDUS – Warno (62), salah seorang warga Desa Kandangmas RT 5 RW 4, Kecamatan Dawe, mendapat bantuan kaki palsu dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kudus, Rabu (23/7/2025). Penyerahan bantuan simbolis dilakukan setelah acara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 di lapangan Desa Kandangmas.
Ia mengaku, kaki diamputasi saat dia berusia sekitar 20 tahun. Menurutnya, awalnya terkena duri saat melakukan pekerjaan di sawah. Berjalannya waktu, luka semakin memburuk dan menjalar hingga akhirnya kaki kiri bagian lutut ke bawah harus diamputasi.
“Sudah sempat dioperasi waktu itu, tapi tak tertolong. Akhirnya diamputasi, waktu itu di usia sekitar 20 tahun,” katanya, Rabu (23/7/2025).
Baca juga: Pembukaan TMMD Reguler ke-125 Kudus Tahun 2025 Berlangsung Sangat Meriah
Meski harus kehilangan kaki, dia tak pernah menyerah. Untuk menghidupi keluarganya, ia melakukan apapun yang bisa menghasilkan uang meski hasilnya tak seberapa.
Saat ini, dia bekerja sebagai kuli kupas kapuk randu dengan berpenghasilan di bawah rata-rata. Hal itu dia lakukan setiap hari mulai pagi sampai sore untuk memungut dan memisahkan kapuk.
“Untuk bayaran atau gajinya tergantung berapa banyak kita mendapatkan kapuknya. Satu kilogram kapuk, dikasih Rp800, kalau setiap harinya kurang lebih dapat mengumpulkan 20 kilogram kapuk,” ujar bapak dua anak tersebut.
Ia menyampaikan, dulu pernah mendapatkan kaki palsu dari tayangan televisi program Kick Andy. Alat itu menemaninya selama kurang lebih lima tahun. Namun kini kondisinya sudah rusak dan tak layak untuk dipakai.
Kemudian ia mengajukan permohonan bantuan kaki palsu tersebut, hingga saat ini ia bisa mendapatkannya. Ia merasa senang dengan bantuan yang diberikan.
“Semoga ini bisa bermanfaat dan terimakasih atas bantuan yang sudah diberikan,” terangnya.
Baca juga: Kudus Baka Gelar Pameran Abirama Purbakala Patiayam, Promosikan Warisan Budaya Masa Lalu
Owner Klinik Elsa Orthoprost Pati, Elsa Walimatun Nisa menuturkan, bahwa bantuan yang diberikan kepada Warno merupakan program kerja sama antara Dinas Sosial Kudus dengan CV Kama Jaya Abadi. Setidaknya dalam pembukaan TMMD Reguler tersebut ada dua orang yang mendapatkan kaki palsu.
“Secara simbolis ada dua orang yang mendapatkan bantuan kaki palsu, yakni Warno dan satu orang lain. Tapi secara keseluruhan ada 27 kaki palsu yang akan diberikan kepada penerima,” ujarnya.
Ia menyebut, bantuan kaki palsu yang diberikan dengan jenis kaki palsu bawah lutut endoskeletal. Dia berharap, bantuan itu bisa bermanfaat bagi orang yang memang membutuhkan kaki palsu.
Editor: Suwoko

