BETANEWS.ID, KUDUS – Persiku Kudus alami kekalahan dalam laga ujicoba lawan klub Super League (dulu Liga 1), yakni Borneo FC, di Lapangan Training Yogyakarta Independent School, Senin (28/7/2025) sore. Tim Macan Muria tumbang dengan skor 1-2 dalam laga persahabatan tersebut.
Turun dengan amunisi pemain lokal sepenuhnya, Persiku sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama. Dave Mustaine berhasil membobol gawang lawan sebagai gol pemecah kebuntuan.
Baca Juga: Persiku Dijadwalkan Bakal Uji Coba Lawan Madura United dan Klub Liga 1 Malaysia
Di babak kedua, tim lawan menyerang habis-habisan hingga membuat konsentrasi para pemain Persiku hilang. Benar saja, gol penyeimbang disarangkan oleh pemain Borneo FC ke gawang Persiku.
Kedudukan seri 1-1 membuat kedua tim tampil menyerang. Persiku yang mendapat serangan di area belakang, membuat salah satu pemain berbuat kesalahan. Pemain bertahan Persiku bahkan melakukan pelanggaran dengan menarik baju penyerang Borneo di area terlarang hingga wasit menghadiahkan pinalti bagi Borneo.
M Peralta, yang menjadi algojo berhasil menyarangkan bola ke gawang Persiku dan membuat skor berakhir 2-1 untuk Borneo FC.
Pelatih Persiku Kudus, Alfiat mengaku kecewa dengan anak didiknya yang masih melakukan kesalahan elementer dan berakibat merugikan tim. Hal tersebut menurutnya dapat dihindari sehingga tak melakukan kesalahan mendasar. Hasil pertandingan ini akan menjadi evaluasi yang harus diperbaiki oleh timnya.
“Progresnya masih kurang, saya berharap kesalahan-kesalahan mendasar pemain perlu diperbaiki. Menarik baju pemain lawan itu kesalahan konyol, seharusnya tidak perlu dilakukan, dan membuat kita kecolongan,” katanya.
Dia menuturkan, secara keseluruhan, permainan timnya sudah cukup baik. Meski begitu, Alfiat meminta kepada para pemain untuk lebih berhati-hati lagi dan fokus ke pertandingan.
Baca Juga: Diprediksi Tergabung di Grup Timur, Pelatih Persiku Optimis Juara Grup
“Banyak PR yang harus diperbaiki, ketika dapat pressure, bagaimana cara melepaskan diri dan membongkar pertahanan lawan. Di sisa waktu persiapan ini kita akan perbaiki secara keseluruhan,” tuturnya.
Untuk menatap kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026, pihaknya akan memperbaiki tim. Terlebih ketiga pemain asing yang direkrut saat ini belum tiba di Kudus.
Editor: Haikal Rosyada

