BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Kalirejo berhasil mengalahkan Desa Wonorejo yang merupakan wakil Kabupaten Pati dalam pertandingan Liga Desa 2025/2026 tingkat eks-karesidenan Pati. Wakil Kabupaten Kudus tersebut berhasil menang dengan skor telak 5:1 saat berlaga di Stadion Gelora Seokarno Mojoagung Pati (lapangan Safin Pati FC), Selasa (6/1/2026) sore.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kudus, Famny Dwi Arfana menyampaikan apresiasinya atas kemenangan wakil Kudus di Liga Desa tingkat eks-Karesidenan Pati tersebut. Dia mendoakan kepada Desa Kalirejo agar setiap pertandingan yang dilakoninya meraih kemenangan.
Baca Juga: Tinjau Persiapan Pasar Saerah Jelang Relokasi, Bupati Kudus: ‘Kami Ingin Ngewongke Pedagang’
“Di eks-Karesidenan Pati ini ada tujuh wakil untuk memperebutkan podium dan mewakili tingkat eks-karesidenan Pati ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Di antaranya, Desa Kalirejo mewakili Kudus, Desa Wonorejo wakili Kabupaten Pati, Desa Karanggondang wakili Kabupaten Jepara, dan lain sebagainya,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (7/1/2026).
Ia mengatakan, bahwa dalam Liga Desa tingkat eks-Karesidenan Pati ini terbagi menjadi dua grup. Di mana masing-masing juara grup akan ditandingkan untuk mengetahui siapa juaranya. Saat ini, Desa Kalierejo akan melanjutkan pertandingan pada sore ini bertemu dengan wakil Kabupaten Jepara, yakni Desa Karanggondang Pukul 15.00 WIB di Stadion Gelora Soekarno Mojoangung Pati.
Baca Juga: Disbudpar Kudus Sebut Waterboom di Museum Kretek Salah Desain
“Semoga saja wakil Kudus ini kembali meraih kemenangan pada sore ini dan bisa menjadi juara hingga bisa tampil di tingkat Provinsi Jateng yang digelar di Boyolali pada 13 Januari sebagai momentum memperingati Hari Desa,” terangnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mensuport wakilnya berlaga di Liga Desa melalui uang pembinaan saat menjadi juara kemarin, sebesar Rp5 juta. Sehingga uang tersebut bisa digunakan untuk biaya transport serta lain sebagainya dalam mengarungi Liga Desa di tingkat selanjutnya. “Paling tidak menang di setiap pertandingannya,” ungkapnya.
Editor: Haikal Rosyada

