BETANEWS.ID, KUDUS – Persiku Kudus terus mematangkan persiapan jelang bergulirnya kompetisi Pegadaian Championship musim ini. Usai menjalani laga uji coba melawan klub-klub besar seperti Persik Kediri dan Persija Jakarta, tim berjuluk Macan Muria itu dijadwalkan akan melakoni dua uji coba penting melawan Madura United dan klub Liga 1 asal Malaysia.
Direktur Utama PT Relasi Sport Muria Indonesia (Resmi), Amirul Fuad menyebut, uji coba yang akan dilakoni bukan semata mencari kemenangan, melainkan bagian dari strategi membentuk mental bertanding para pemain. Selain itu, prediksi tergabungnya Persiku di grup berat juga menjadi alasan uji coba ini ditempuh.
Baca Juga: Diprediksi Tergabung di Grup Timur, Pelatih Persiku Optimis Juara Grup
“Karena tim ini yang sudah kita bangun bareng sudah percaya diri, dan mental sudah tertata. Bisa dibuktikan berani uji coba dengan Persik dan Persija. Skornya Alhamdulillah, walaupun kalah, tapi bukan itu yang kita cari dalam uji coba. Kita menata mental mereka biar bagus nantinya,” katanya belum lama ini.
Ia menyampaikan, dua agenda uji coba telah dijadwalkan, yakni melawan klub Liga 1 Malaysia pada 24 Juli di Stadion Wergu Wetan dan Madura United pada 27 Juli. Namun untuk laga melawan Madura United, masih dalam tahap negosiasi lokasi.
“Untuk uji coba dengan Madura masih negosiasi, apakah bisa bertanding di sini (Stadion Wergu Wetan) atau di tempat TC-nya di Jogja,” jelasnya.
Terpisah, Pelatih Persiku Kudus, Alfiat mengaku, bajwa tim Persiku sebelumnya menerima banyak tawaran uji coba dari klub-klub besar Liga 1. Namun sebagian besar ditolak karena kondisi skuad yang masih didominasi pemain lokal.
“Kami mau jalani uji coba. Sebenarnya banyak tawaran dari Liga 1, tapi beberapa kami menolak, seperti dari Malut United, PSBS Biak, Dewa United. Karena tim kita masih lokal semua. Kalau nanti kita paksakan juga tidak baik,” terangnya.
Fokus utama Persiku saat ini adalah peningkatan kondisi fisik dan pencarian kerangka tim. Meski demikian, Alfiat menuturkan, uji coba melawan tim-tim Liga 1 memberi banyak pelajaran.
Baca Juga: Persiku Rekrut Dua Pemain Asing yang Belum Pernah Main di Indonesia, Persiapan Tim Baru 70 Persen
“Keuntungan uji coba dengan Liga 1, kita bisa tahu kelemahan apa yang harus diperhatikan, termasuk mental juga perlu. Kita coba uji coba dengan Liga 1 Alhamdulillah, hasilnya lawan Kediri bisa ‘landing’. Lawan Persija, walaupun pemainnya berkualitas, tapi bisa kalah satu kosong,” tambahnya.
Terkait laga uji coba melawan klub Malaysia, Alfiat membenarkan rencana tersebut. Bahkan pihaknya siap untuk menjalani laga uji coba tersebut sebelum tampil di laga sesungguhnya di liga kasta dua Indonesia.
Editor: Haikal Rosyada

