BETANEWS.ID, KUDUS – Sistem Area Traffic Control System (ATCS) kembali bakal dipasang dipersimpangan wilayah Kabupaten Kudus di tahun ini. Sebelumnya, penerapan ATCS telah dilakuan di Simpang Pentol dengan empat kamera cctv dan satu kamera 360 derajat.
Di tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bakal menerapkan ATCS di titik persimpangan area perkotaan, tepatnya simpang depan Kantor DRPD Kabupaten Kudus. Hal tersebut sebagai upaya untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Kudus, Sahri Noto Utomo mengatakan, saat ini proses pengadaan ATCS masih dalam tahap finalisasi proses dokumen dan perencanaan teknis. ATCS di depan DPRD Kudus ditarget mulai beroperasi pada akhir Oktober atau awal November.
Baca juga: Dishub Kudus Pasang ATCS untuk Urai Kepadatan Lalu Lintas di Simpang Pentol
“Perencanaan teknisnya masih ada beberapa revisi. Bulan ini kami targetkan selesai dan semoga Agustus sudah bisa masuk ke proses pengadaan,” jelasnya saat ditemui di ruanganya, Rabu (24/7/2025).
Ia menjelaskan, pengadaan ATCS di simpang depan kantor DRPD Kabupaten Kudus dialokasinya dengan anggaran Rp1,2 miliar. Dana tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kudus tahun 2025.
“Tujuannya agar lalu lintas bisa diatur otomatis berbasis teknologi informasi. Selama ini masih manual pakai pengatur menit. Dengan ATCS, nanti disesuaikan dengan kepadatan lalu lintas yang ada,” ujarnya.
Menurutnya, di titik yang menjadi target penerapan ATCS di tahun ini akan dilengkapi empat kamera canggih yang bisa memantau lalu lintas. Selain itu, kamera dapat mendeteksi pelanggaran seperti pengendara yang tidak memakai helm, bahkan sampai sabuk pengaman di dalam mobil dapat terlihat.
“Ketajaman kamera bisa menembus sampai ke dalam kabin, jadi kalau tidak pakai sabuk bisa langsung ketahuan. Kamera juga terkoneksi dengan CCTV yang terintegrasi ke database dan aplikasi ‘Kudus Sehat’,” terangnya.
Baca juga: Dishub Kudus Tahun Depan Bakal Pasang ATCS Lagi, Berikut Lokasinya
Ia mengaku, penerapan ATCS ini sejalan dengan visi Kudus menuju kota berbasis smart digital. Dari sistem konvensional ke arah teknologi modern yang dapat terus di-upgrade sesuai kebutuhan.
“Kita harap ini jadi langkah awal mewujudkan pengelolaan lalu lintas yang lebih canggih dan efektif. Yang jelas seluruh simpang di Kudus nantinya akan diterapkan, tapi dilakukan secara bertahap,” ungkapnya.
Editor: Suwoko

