
Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Terpadu Kalirejo, Sumiyati juga memberikan tanggapan positif atas keberanian Diordean dalam mencoba hal baru. Menurutnya, anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan yang disampaikan oleh Diordean.
“Tadi saya lihat mereka begitu bersemangat saat membuat roket bersama Kak Dean. Anak-anak juga mendengarkan penjelasan tentang benda-benda di angkasa,” ujar Sumiyati.
Sumiyati juga menambahakan, bahwa storytelling merupakan metode yang efektif dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan kreativitas anak-anak. Melalui cerita yang disampaikan, anak-anak belajar mendengarkan, memahami, dan kemudian mengungkapkan kembali apa yang mereka tangkap.
Baca juga: Tidak Boleh Lagi Ada Tes Calistung Masuk SD, Siswa PAUD Harus Merdeka Bermain (5)
“Anak-anak tadi sangat antusias saat menjawab pertanyaan dan berinteraksi dengan Kak Dean. Mereka sepertinya akan merindukan Kak Dean,” katanya sambil tersenyum.
Sebenarnya, kata Sumiyati, metode storytelling sudah sering digunakan oleh para guru di PAUD Terpadu Kalirejo. Namun, menurutnya, kehadiran Diordean yang masih sangat muda memberikan pengalaman baru bagi anak-anak.
Dari pengamatannya, selama proses belajar anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Bahkan, ada beberapa anak yang berani bertanya langsung kepada Diordean dan dengan aktif menjawab pertanyaannya.

