BETANEWS.ID, KUDUS – PT Jaya Lestarindo saat ini dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus untuk perawatan rumput di lapangan Stadion Wergu Wetan. Hal tersebut sebagai upaya agar kandang Persiku tersebut lolos verifikasi dan tim Macan Muria tak jadi musafir di Liga 2.
Progres perawatan rumput dan lapangan Stadion Wergu Wetan pun mulai terlihat. Rumput terlihat menghijau dan segar. Pihak PT Jaya Lestarindo pun bersedia buka-bukaan terkait tips perawatan rumput stadion yang disebut bak merawat anak manusia.
Baca Juga: Anggota DPRD Kudus Apresiasi Naiknya Pendapatan Daerah di APBD Perubahan 2024
Direktur PT Jaya Lestarindo, Marwoto menyampaikan, rumput itu seperti manusia. Jadi setiap pagi atau sore harus dilakukan pengecekan gejala yang ada pada rumput. Melalui gejala tersebut akan bisa rumput kekurangan nutrisi, kekurangan air atau malah terkena penyakit.
“Dari situ kemudian kita lakukan analisa untuk dilakukan penanganan pada hari berikutnya,” ujar Marwoto kepada Betanews.id di Stadion Wergu Wetan, Kamis (8/8/2024).
Marwoto menuturkan, rumput juga harus dilakukan penyiraman secara rutin setiap hari. Terkait kapannya, itu seperti manusia. Saat manusia haus kan minum begitu juga dengan rumput, ketika kekurangan air harus dilakukan penyiraman.
“Jadi penyiaraman rumput itu tidak harus tepat waktu setiap harinya. Tetapi melihat gejala yang terjadi pada rumput,” bebernya.
Marwoto menjelaskan, ada gejala tertentu rumput tersebut kekurangan air. Yakni ketika daun rumput sudah mulai menggulung.
“Ketika daun rumput sudah menggulung itu menandakan kekurangan cairan jadi harus segera dilakukan penyiraman,” ungkapnya.
Selain penyiraman, lanjut Marwoto, rumput juga perlu dilakukan pemupukan. Pemupukan ini untuk memenuhi kebutuhan protein bagi rumput.
“Untuk pemupukan baiknya dilakukan dua pekan sekali. Rumput lapangan Stadion Wergu Wetan ini sudah kami lakukan pemupukan. Saat ini sudah mulai tampak hijaunya dengan progres sekira 10 persen,” tuturnya.
Baca Juga: Table TOP Jadi Ajang Promosikan Potensi Wisata Kudus
Sementara untuk pemotongan rumput lapangan stadion, lanjut Marwoto, mengikuti pertumbuhannya. Apabila sudah terlihat tinggi dan harus dilakukan pemangkasan. Maka segera dilakukan pemotongan.
“Pemangkasan tergantung dari percepatan pertumbuhan rumput. Jadi tak bisa dihitung rutin,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

