31 C
Kudus
Rabu, Juli 17, 2024

Isi Libur Sekolah, Siswa SMP di Jepara Belajar Mengukir

BETANEWS.ID, JEPARA – Mengisi masa libur sekolah, puluhan siswa SMP di Kabupaten Jepara mengikuti kelas mengukir di Museum Raden Ajeng (R.A) Kartini selama tiga hari mulai Senin-Rabu, (1-3/7/2024).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Moh. Eko Udyyono, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan para generasi muda terhadap seni ukir. Selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa agar menguasai seni ukir Jepara.

“Ini sebagai langkah kami agar regenerasi ukir ini tidak mandek begitu saja. Ada pewarisan kepada siswa,” katanya, Senin (1/7/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Anak-Anak SD dan SMP di Jepara Ternyata Sudah Lihai Mengukir, Ini Buktinya

Lebih lanjut ia mengatakan, seni ukir hingga saat ini masih menjadi mata pelajaran lokal di tingkat SD dan SMP. Museum Kartini sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan tersebut juga memiliki beberapa koleksi ukir khas Jepara.

“Kegiatan ini juga sekaligus untuk memperkenalkan koleksi seni ukir yang ada di Museum Kartini. Termasuk Macan Kurung dan motif lainnya,” katanya.

Ukir khas Jepara, menurutnya, memiliki ciri khas, sehingga harus tetap dijaga dan dikembangkan.

“Pemkab dan pelaku seni ukir ini harus bersama-sama menjaga marwah ukir Jepara agar tidak hilang,” katanya.

Sebagai informasi, seni ukir sudah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia pada 2015. Saat ini Macan Kurung sebagai bagian dari seni ukir Jepara menjadi nominasi WBTB Indonesia 2024. Maka sudah seyogyanya menjadi kewajiban untuk ikut melestarikan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini regenerasi SDM ukir berjalan sebagaimana mestinya. Identitas Jepara sebagai kota ukir tetap lestari,” katanya.

Baca juga: Pengusaha Ukir Sebut Pemuda Jepara Lebih Tertarik Kerja di Pabrik Dibanding Jadi Pengukir

Belajar bersama di museum merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan di Museum R.A Kartini, sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan DAK Nonfisik Museum dan taman Budaya.

Tiap tahun belajar bersama di museum mengusung tema yang berbeda. Seperti tema anyaman rotan (2023), gerabah mayong (2022), dan batik Jepara (2021).

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER