31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Lima Warga Jepara Meninggal Usai Konsumsi Miras

BETANEWS.ID,JEPARA– Lima orang warga Jepara diketahui meninggal dunia setelah mengonsumsi minuman keras (Miras) oplosan di sebuah warung yang berada di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Jepara.

Dari pantauan Betanews.id, lokasi warung yang digunakan sebagai tempat mengonsumsi miras oplosan merupakan sebuah rumah huni yang berada di area permukiman. Lokasinya cukup jauh dari jalan raya.

Rumah itu kini telah dipasangi garis polisi di bagian depan hingga belakang. Dari pantauan, di bagian belakang rumah terdapat tumpukan botol Miras berbagai merk.

-Advertisement-

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, peristiwa itu bermula pada Minggu, (8/2/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga : Pelaku Alami Gangguan Mental, Kasus DugaanPencurian Motor di Kudus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Ia mengungkapkan, lima orang warga yang menjadi korban merupakan teman dekatnya. Mereka datang ke warung di waktu yang berbeda-beda.

“Kejadian (mengonsumsi miras oplosan) itu Minggu kemarin. Mereka nggak satu gerombolan, beda-beda waktunya,” katanya saat ditemui Betanews.id di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Desa Suwawal Timur, Selasa (10/2/2026).

Lima warga itu, katanya meninggal di lokasi yang berbeda-beda dan di waktu yang berbeda pula. Korban diketahui meninggal pada Minggu, (8/2/2026) malam sampai Selasa, (10/2/2026) pagi.

Rinciannya, satu korban warga Desa Bulungan serta dua korban warga Desa Suwawal Timur. Sedangkan dua lainnya, Warga Desa Demeling, Kecamatan Mlonggo.

“Meninggalnya beda-beda, ada yang di rumah ada yang di rumah sakit. Informasinya juga ada korban yang saat ini masih kritis, cuma dirawat dimana saya kurang tahu,” ungkapnya.

Warung yang menjual miras oplosan itu menurutnya sudah beroperasi cukup lama, yaitu sekitar sembilan tahun.

Terpisah, Kapolres Jepara, AKBP Hadi Kristanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini dari pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) serta Kepolisian Sektor (Polsek) Pakis Aji masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Iya, saat ini masih proses penyelidikan,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER