31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Dari Jual di Trotoar hingga Sering Pindah, Ini Kisah Jatuh Bangun Wito Bisnis Ikan Hias

BETANEWS.ID, KUDUS – Wito (40) terlihat sedang melayani calon pembeli ikan hias di tokonya, Jalan Pattimura, Desa Mlati Kidul, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Pagi itu, suasana kios memang belum begitu ramai, meski sudah ada beberapa orang yang mampir.

Di sela-sela melayani pembeli, Wito bersedia menjelaskan usaha yang dirintis 2003 silam bersama sang kakak. Awalnya, mereka jualan di area trotoar Pasar Bitingan. Namun, beberapa tahun kemudian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggusur para pedagang.

“Dulu jualan ikan hias itu nggak berani ngontrak di kios, ya awalnya di trotoar gitu, soalnya modal sama keuntungannya, kan, nggak cocok. Karena digusur akhirnya banyak yang memberanikan diri buat sewa kios daripada usahanya berhenti,” ujarnya, Rabu (29/05/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Jangan Remehkan Ibu Rumah Tangga, Nurul Punya Ratusan Reseller Pakaian Muslimah

Namun, saat itu sang kakak memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya, Banjarnegara, sehingga Wito memutuskan melanjutkan usaha sendiri.

“Nah, karena kedesak keadaan jauh-jauh merantau dari Banjarnegara ke Kudus masa nggak punya apa-apa. Selain itu juga nggak punya ijazah yang tinggi buat lamar pekerjaan,” ungkapnya.

Wito awalnya sewa kios di dekat GOR Kudus. Namun, baru jalan satu sampai dua tahun, pemilik sudah tidak menyewakan, karena mau dipakai sendiri. Sampai dua kali pindah-pindah kios alasannya seperti itu semua. Padahal, dia lihat sendiri kios-kios itu tak dipakai.

“Jadinya, ya, sering-sering pindah kios mulai dari nol lagi, cari pelanggan lagi. Nggak tahu sama jalan pikirnya orang-orang gitu, tapi, ya, udah gimana lagi namanya juga ngontrak,” jelas Wito.

Baca juga: Kisah Mbah Masykur, Umur 80 Tahun Masih Semangat Jualan Es Gempol Pleret

Wito melanjutkan, di kios yang sekarang sudah berjalan kurang lebih lima tahun. Bersyukurnya, saat ini usahanya sudah mulai banyak pelanggan.

“Biasanya yang bikin pelanggan suka itu selain emang produknya bagus, pelayanannya juga harus baik, komunikasinya dengan pelanggan itu penting. Jadi, nanti banyak pelanggan yang suka,” tambahnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER