31 C
Kudus
Rabu, Juli 17, 2024

413 Aplikasi di Jepara Bakal Disatukan Menjadi Samudra

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berupaya mengintegrasikan seluruh aplikasi, informasi, dan data dalam satu wadah bernama Satu Manajemen Untuk Data Jepara (Samudra).

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Edy Sujatmiko, menyampaikan, Aplikasi Samudra merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi agar pemerintah tidak mengeluarkan terlalu banyak aplikasi baru dan menggabungkan aplikasi yang ada dalam satu wadah.

“Di Jepara tercatat ada 413 aplikasi, belum aplikasi dari instansi vertikal. Ini perlu kita koordinasikan agar bisa terintegrasi dalam satu aplikasi,” katanya di Ruang Command Center, Sekda Jepara, Selasa (2/7/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Situs Pemkab Jepara Ternyata Disusupi Judi Online Tiap Hari, Lho Gak Bahaya Tah?

Gagasan tersebut, menurutnya, perlu disambut positif, sehingga ia meminta kepada instansi terkait untuk saling terintegrasi dan mengesampingkan ego sektoral. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan dan memperoleh informasi secara mudah dan tepat.

Dalam aplikasi tersebut, nantinya memuat informasi seperti akses CCTV secara real time di 4 titik sentral, informasi ketersediaan darah PMI, informasi ketersediaan ruang inap di rumah sakit dan puskesmas, hingga informasi penyeberangan kapal menuju Karimunjawa.

“Biaya untuk update satu aplikasi di masing-masing OPD ini cukup besar, totalnya Rp1,3 Miliar. Ini perlu kita lakukan efisiensi, salah satunya melalui integrasi ini,” katanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Arif Darmawan, menambahkan, aplikasi tersebut saat ini sudah bisa diunduh di PlayStore maupun website Pemkab Jepara.

Baca juga: Pemkab Jepara Bakal Tindak Tegas ASN yang Terbukti Judi Online

“Mohon dukungannya agar data yang kita sajikan ini real-time. Harapannya nanti juga tersedia informasi dan pemesanan hotel, kuliner, dan UMKM agar perekonomian di Jepara ini juga meningkat,” imbuhnya.

Terkait keamanan siber dan data, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusianya.

“Saat ini kami telah mengirim 5 orang dari Diskominfo untuk mengikuti pelatihan terkait keamanan siber,” katanya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER