Pendopo dan Museum Kartini Jepara Bakal Disusun Ulang Jadi Kawasan Heritage

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana menata ulang kawasan Pendopo Jepara yang saat ini telah beralih fungsi menjadi Museum Kartini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar, mengatakan Pendopo Jepara merupakan salah satu bangunan tua yang masih tersisa di Jepara. Bangunan tersebut rencananya akan dikembalikan seperti semula.

Kawasan itu nantinya akan dijadikan sebagai kawasan heritage yang menyimpan sejarah, arsitektur, dan budaya bernilai tinggi di Kabupaten Jepara.

-Advertisement-

“Desain kawasan Pendopo nanti akan dibuat menjadi kawasan heritage. Arsitekturnya akan dibuat seperti bangunan lama dan akan dilakukan penataan,” ungkap Ary kepada Betanews.id, Rabu (20/5/2026).

Ary melanjutkan, penataan ulang tersebut juga dilakukan dalam rangka pengembangan Museum Kartini di Pendopo Jepara yang baru diresmikan pada 15 November 2025 oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.

Baca juga : Setahun Berjalan, Program Bupati Jepara Ngantor di Desa Resmi Ditutup

Untuk pengembangan area di dalam museum, pihaknya bekerja sama dengan Tim Geolive dari Universitas Gadjah Mada. Tim tersebut nantinya akan mengembangkan model tiga dimensi interaktif Museum RA Kartini sebagai platform digitalisasi warisan budaya berbasis teknologi.

Pemanfaatan teknologi pemodelan tiga dimensi, visualisasi interaktif, dan digital twin diharapkan mampu menghadirkan representasi aset budaya secara lebih modern dan komprehensif.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda terhadap warisan budaya dan sejarah di Kabupaten Jepara.

“Pengembangannya saat ini sedang kami ajukan dukungan anggaran melalui APBN sekitar Rp3 miliar,” sebut Ary.

Sementara itu, bagian luar museum atau halaman Pendopo Jepara juga akan ditata ulang. Kandang menjangan atau rusa yang berada di depan pendopo akan dipindahkan ke Taman Hutan Kota yang berada di dekat Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara.

Kawasan Pendopo Jepara nantinya juga direncanakan terkoneksi langsung dengan kawasan Pecinan. Desain kawasan tersebut juga akan diubah.

Sebagai penopang kebutuhan anggaran, Ary mengatakan pihaknya sedang berupaya agar perusahaan asing yang ada di Jepara bersedia memberikan dana CSR (Corporate Social Responsibility) untuk penataan ulang kawasan Pendopo.

“Banyak CSR dari Korea dan China yang rencananya akan membantu,” ujar Ary.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER