31 C
Kudus
Minggu, Mei 19, 2024

Outing Clas ke BPBD Kudus, Kepala TK Aisyiah Bustanul Athfal: ‘Pembelajaran Luar Biasa’

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 81 siswa-siswi TK dan 15 siswa-siswi kelompok belajar (KB) Aisyiah Bustanul Athfal Besito melakukan kunjungan ke kantor BPBD Kudus, Kamis (16/5/2024).

Kepala TK Aisyiah Bustanul Athfal 6 Besito, Siti Mutmainnah, mengatakan, pembelajaran di luar sekolah di BPBD Kudus itu sangat berkesan. Apalagi dengan edukasi terhadap anak didiknya yang sangat bermanfaat.

“Itu pembelajaran yang luar biasa bagi kami. Ini merupakan kunjungan pertama kali, sesuai dengan konsep tema kami. Karena kebetulan temanya adalah tentang bencana alam,” katanya.

Baca juga: Belajar Kebencanaan Sambil Bermain Ala Anak-Anak TK di BPBD Kudus

Menurutnya, kunjungan ke kantor BPBD kudus merupakan kali pertama dari sekolahnya. Selain karena tema tentang bencana alam, pihaknya juga mengaku lantaran akhir-akhir ini sering terjadi bencana alam. Sehingga, itu menjadi hal utama yang ingin ditanamkan kepada anak didiknya.

“Ini mengajak putra-putri kami ke BPBD Kudus, dalam rangka outing clas. Karena akhir-akhir ini sering sekali terjadi bencana, baik banjir, tanah longsor, maupun gempa,” ungkap Siti.

Dalam kegiatan pembelajaran di luar kelas dengan mengunjungi BPBD Kudus, bertujuan untuk mengenalkan kepada anak didiknya. Sehingga mereka bisa mengetahui bagaimana yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam.

“Ini merupakan salah satu edukasi tentang keselamatan tentang bagaimana ketika terjadi bencana. Paling tidak anak-anak tahu apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri masing-masing,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan itu, mereka mendapatkan pembelajaran dengan pengenalan peralatan bencana, baik bencana banjir, tanah longsor, gempa, dan kebakaran. Menurutnya, anak-anak juga diperkenankan untuk mencoba menaiki perahu dalam evakuasi Tim SAR dan dikenalkan gudang logistik maupun non-logistik.

Baca juga: Miliki Keutuhan Fosil Capai 90 Persen, Jadi Keistimewaan Temuan di Bukit Patiayam

-Advertisement-

Bahkan, mereka juga diajarkan untuk memadamkan api menggunakan peralatan yang digunakan Tim SAR.

“Termasuk pengenalan tenda-tenda ketika terjadi bencana dan apa saja yang dibawa ke tempat pengungsian. Harapannya, ke depan anak bisa tahu, setidaknya saat dewasa nanti mereka tahu, ketika dibawa ke BPBD Kudus, ketika ada bencana alam mereka tahu apa yang harus dilakukan dan menjadi terkesan,” paparnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER