BETANEWS.ID, DEMAK – Banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak yang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Wulan mulai surut. Namun, ketinggian air masih sekira dua meteran.
Salah satu warga Suharno (60) mengatakan, banjir telah merendam rumahnya untuk kedua kalinya. Bahkan, banjir yang kedua ini lebih parah dibanding sebelumnya. Namun, di hari ketiga ini banjir mulai surut.
“Di hari ketiga banjir mulai surut kurang lebih semeter. Tadinya, rumah saya terendam banjir tiga meter, saat ini surut jadi dua meteran,” ujar Suharno kepada tak jauh dari rumahnya, Selasa (19/3/2024).
Baca juga: Banjir Kembali Lumpuhkan Jalur Pantura Demak, Ketinggian Air Lebih 3 Meter
Suharno mengungkapkan, banjir yang terjadi sejak Minggu dini hari (17/3/2024) tersebut juga merendam Jalan Pantura Demak-Kudus setinggi kurang lebih 3 meter. Saat ini, ketinggian banjir di Jalur Pantura juga sudah mulai surut.
“Jalan Pantura Demak-Kudus masih lumpuh. Ketinggian air sudah mulai surut tapi banjir masih tinggi kurang lebih dua meter,” beber warga Desa/Kecamatan Karanganyar tersebut.
Warga lain, Sugeng Maskuri (64) menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, banjir sudah mulai surut. Ketinggian banjir yang merendam rumahnya surut sekira 50 centimeter.
“Sudah surut kurang lebih 50 centimeter. Ketinggian banjir di rumahku saat ini masih 2,5 meter. Ini tadi saya baru selesai nengokin rumah berenang, karena banjir yang merendam rumahku masih tinggi,” ujar Maskuri.
Begitu juga banjir yang merendam Jalan Pantura Demak-Kudus, menurutnya, juga sudah mulai surut. Beberapa warga ada yang berjalan di pembatas jalan (median). Terlihat ketinggian banjir setinggi paha orang dewasa.
“Di pembatas jalan ketinggian airnya segitu. Tapi, kalau turun di jalannya ketingian air banjir masih lebih dari satu meter,” bebernya.
Baca juga: Tanggul Sungai Wulan Jebol Lagi, Korban Banjir Demak Kecewa dan Sebut Penambalan Gagal
Maskuri pun berharap, tak ada lagi hujan dan debit air Sungai Wulan tak tinggi lagi. Sehingga, banjir segera surut agar ia dan keluarganya bisa segera pulang.
“Semoga penambalan tanggul Sungai Wulan segera selesai. Sehingga banjir segera surut,” harapnya.
Editor: Ahamd Muhlisin

