31 C
Kudus
Sabtu, April 13, 2024

Pemkab Kudus Akan Kaji Pembangunan Check Dam untuk Tanggulangi Banjir di Mejobo

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera mengkaji usulan pembuatan check dam di Sungai Dawe dan Sungai Piji untuk penanggulangan banjir di Kecamatan Mejobo.

Hal tersebut, sebagai tindak lanjut usulan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Masan, dalam penanggulangan banjir jangka panjang di Kota Kretek.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, mengungkapkan, bencana banjir yang terjadi di Kota Kretek banyak dipengaruhi debit air Sungai Wulan. Ketika intensitas hujan tinggi dan debit air naik, ada beberapa wilayah yang kebanjiran.

Baca juga: Sepekan Banjir Kudus, Masan Minta Pemkab Kudus Sat-Set Tangani Bencana Tahunan

“Terkait normalisasi Sungai Wulan ini domainnya Balai Besar Wilyah Sungai (BBWS). Namun, kita sudah koordinasi dan insyaAllah akan dilakukan normalisasi,” ujar Hasan usai sidak SPBE di Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Selasa (20/3/2024).

Lebih lanjut Hasan menyampaikan, terkait Desa Jati Wetan yang jadi langganan banjir tiap tahun, pembangunan kolam retensi juga akan dilaksanakan tahun ini. Tentu beserta pompa polder dengan kapasitas yang mumpuni.

“Pembangunan kolam retensi tersebut juga akan dikerjakan oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini teman-teman di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” bebernya.

Sementara di internal Pemkab Kudus, pihaknya menyambut baik usulan pembuatan check dam di beberapa sungai. Menurutnya, usulan tersebut sangat bagus dan segera akan melakukan kajian.

Baca juga: Banjir Sebabkan Jalan Tanjungkarang Rusak Parah, Banyak Korban Terjatuh

“Pembangunan check dam sungai insyaAllah akan kita kaji dan kita pertimbangkan, mungkin di tahun 2025. Saya pikir itu usulan bagus, sehingga kemudian bisa sedikit memitigasi atau meminimalkan bencana banjir yang akan terjadi di Kudus,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Kudus, Masan blak-blakan terkait penyebab dan penanggunalangan banjir jangka panjang di Kota Kretek. Satu di antaranya adalah pembuatan check dam di Sungai Piji dan Sungai Dawe untuk penanggulangan banjir di Kecamatan Mejobo.

“Sedimentasi yang terjadi, sehingga sungai tak mampu menampung debit air dari hulu. Untuk penanggulannganya, itu bisa dibangun satu sampai tiga check dam di dua sungai tersebut. Agar air dari hulu (Gunung Muria) tidak langsung turun ke bawah,” ujar Masan.

Untuk pembangunan check dam, kata Masan, bisa dicover dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus. Menurutnya, APBD Kudus cukup untuk membangun check dam di dua sungai tersebut.

“Tapi memang tidak sekaligus, tetapi pembanguann check dam itu bisa berkala menyesuaikan dengan anggaran pemkab,” jelas Masan.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER