“Sengaja, kita ambil motor. Sebab, sudah kelamaan terendam banjir. Khawatirnya, nanti mesinnya karatan semua dan nggak bisa nyala lagi,” ujar Adi.
Karena banjir masih tinggi, bebernya, proses evakuasi motor cukup ribet. Motor harus diangkut mengunakan ban kemudian didorong ke daratan.
Baca juga: Jalur Pantura Lumpuh, Inilah Jam-Jam Paling Padat Kendaraan di Jalan Jepara-Demak
“Tiga motor selanjutnya akan kita bawa ke bengkel untuk diperbaiki. Kira-kira, ya, butuh biaya Rp 5 jutaan, agar motor bisa kembali nyala dengan baik,” ungkapnya.
Saat ini anggota keluarganya masih mengungsi semua di Kudus. Adi pun berharap, banjir segera surut. Agar semua warga korban banjir bisa kembali pulang ke rumah.
Editor: Ahmad Muhlisin

