31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Jalur Pantura Lumpuh, Inilah Jam-Jam Paling Padat Kendaraan di Jalan Jepara-Demak

BETANEWS.ID, JEPARA – Imbas lumpuhnya jalur Pantura akibat banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, membuat Jalan Raya Jepara-Demak-Kudus dipadati ratusan kendaraan setiap jam.

Berdasarkan hasil laporan survei pencacahan volume lalu lintas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara pada pukul 06.00-00.00 WIB terdapat 225 kendaraan per jam yang melintasi Jalan Raya Jepara-Kudus.

Kepadatan lalu lintas di Pertigaan Gotri, Jepara saat jam masuk sekolah dan kerja, Selasa (13/2/2024). Foto: Umi Nurfaizah

Dalam laporan tersebut juga dituliskan saat pagi, volume kendaraan yang melintas di Jalan Jepara-Kudus sebanyak 45 kendaraan per 15 menit. Jumlah tersebut meningkat saat siang hari mencapai 70 kendaraan per 15 menit, dan semakin padat saat malam hari mencapai 100 kendaraan per 15 menit.

Baca juga: Jalur Demak-Jepara-Kudus Mulai Dipadati Kendaraan Bermuatan Berat

Sedangkan setiap harinya terdapat 2.940 kendaraan baik roda empat, enam, atau lebih yang melintas.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Jepara, AKP Dionisius Yudi Christiano, menjelaskan, kepadatan tersebut biasa terjadi saat jam masuk dan pulang kerja.

Ketika pagi, kepadatan kendaraan biasanya mulai terjadi saat pukul 06.30 – 07.00 WIB. Sedangkan saat sore, ketika berbarengan dengan jam pulang kerja kepadatan biasa terjadi menjelang maghrib sampai jam 19.30 WIB.

“Untuk jam-jam padat masih sama, kurang lebih pagi saat jam kerja terutama di pertigaan Gotri dan perempatan Mayong. Kemudian sore saat kepulangan kerja mulai maghrib sampai isya, lah. Tapi setelah jam 19.00-19.30 WIB ke atas itu rata-rata sudah mulai landai lagi,” katanya pada Selasa (13/2/2024) di Kantor Polres Jepara.

Untuk mengurai padatnya kendaraan, dari pihak Polres Jepara dan Dishub kemudian melakukan pengaturan siklus Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) dengan sistem flash.

Baca juga: Jalur Pantura Lumpuh Diterjang Banjir, Jalan Jepara-Demak Padat Merayap 

Adapun titik yang diberlakukan sistem tersebut yaitu mulai lampu lalu lintas di daerah Nalumsari, perempatan Pasar Mayong, hingga Perempatan Kalipucang.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa meskipun saat ini kondisi lalu lintas di Jepara cukup padat, tapi hal tersebut tidak sampai menimbulkan kemacetan.

“Untuk volume kendaraan padat sebenarnya hanya di hari pertama. Saat ini padat karena dilewati kendaraan sumbu tiga ke atas dan truk, jadi padatnya karena kendaraan besar,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER