31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Kisah Kasruniyanto, 3 Hari Terjebak di Lokasi Banjir Tanpa Makan dan Penerangan

Kisah haru menimpa Kasruniyanto, warga asal Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Karanganyar, Demak, saat bobolnya tanggul Sungai Wulan yang menyebabkan banjir, Kamis (8/2/2024). Dia terjebak tiga hari di lokasi banjir seorang diri, tanpa makanan dan penerangan.

Kisah tersebut ia ceritakan kepada Betanews.id, Rabu (14/2/2024) di lokasi pengungsian di bawah jembatan Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Dia menceritakan, saat terjadi banjir di hari pertama, keluarganya ia ungsikan ke rumah keluarganya di Demak. Sementara dirinya tetap bertahan di rumah untuk menyelamatkan dan menjaga harta benda yang masih ada di dalam rumah.

Saat banjir makin naik saya lari menyelamatkan diri ke gedung sekolah yang tinggi sendirian di sana selama tiga hari

Kasruniyanto | Korban Banjir

“Saya tidak menduga air semakin tinggi hingga menenggelamkan rumah. Saya menyelamatkan diri ke gedung sekolah seorang diri selama tiga hari, tanpa makanan dan penerangan,” ungkap Kasruniyanto.

-Advertisement-

Baca juga: Update Banjir Demak, Genangan Air Sudah Surut Hingga 2 Meter

Beruntungnya, dirinya sempat membawa air mineral saat menyelamatkan diri ke gedung sekolah. Meski dirinya tidak bisa makan, air tersebut cukup bisa ia gunakan untuk bertahan.

“Saat banjir datang awalnya saya tidak mau mengungsi tapi, keluarga sudah saya ungsikan semua. Saat banjir makin naik saya lari menyelamatkan diri ke gedung sekolah yang tinggi sendirian di sana selama tiga hari,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER