31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Kisah Kasruniyanto, 3 Hari Terjebak di Lokasi Banjir Tanpa Makan dan Penerangan

Dirinya mengaku memiliki alasan mengapa tidak ingin mengungsi yakni karena ingin menjaga dan menyelamatkan barang-barang berharga, baik miliknya sendiri maupun warga yang diungsikan di gedung sekolah tersebut.

“Saya mau jaga barang-barang karena kan banyak pencurian terjadi saat banjir. Ya sebenarnya harganya tidak seberapa tapi ya ibaratnya sudah dapat musibah banjir kok malah ditambah barang-barang dicuri,” ucap Kasruniyanto.

Baca juga: Nelangsa, Warga Undaan Lor Demak yang Ngungsi di Tenda Terpal Ngaku Sehari Hanya Makan Sekali 

-Advertisement-

Setelah selama tiga hari terjebak banjir dirinya ditemukan oleh tim SAR (Source and Rescue) pada Sabtu sore. Tim SAR kemudian mengajaknya untuk mengungsi di posko pengungsian korban banjir. Dia mengungkapkan, terakhir kali meninggalkan lokasi banjir, air sudah menenggelamkan rumah-rumah warga hingga hanya atap saja yang tampak.

“Saya dievakuasi ke sini dengan pakaian sudah basah kuyup, Alhamdulillah sudah ada komunikasi dengan keluarga. Saya harap semoga banjirnya cepat surut dan bisa kembali normal lagi,” tambahnya.

Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan menyebabkan jalur Kudus – Demak lumpuh. Banjir juga mengakibatkan ribuah rumah di Kecamatan Karanganyar dan sejumlah wilayah sekitar terendam. Ketinggian banjir bahkan mencapai 4 meter.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER