KIHT Kudus Dapat Alokasi Rp2 Miliar, Ini Peruntukannya 

BETANEWS.ID, KUDUS – Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kabupaten Kudus mendapat alokasi Rp2 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus, Rini Kartoka Hadi Ahmawati, mengatakan, alokasi anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk pemeliharaan rutin dan perbaikan atap gudang. 

“Di KIHT ini kita punya laboratorium yang ada mesin uji tar dan nikotin. Nah, itu butuh pemeliharaan rutin. Jadi alokasi anggaran itu sebagian untuk perawatan alat uji tar dan nikotin,” ujar Rini kepada Betanews.id saat ditemui di KIHT, belum lama ini. 

Selain itu, lanjutnya, dana cukai juga akan digunakan untuk perbaikan atap gudang yang ada di KIHT. Dari total 14 gudang, 11 di antaranya atapnya akan dilakukan perbaikan.

-Advertisement-

Baca juga: Pemkab Kudus Tahun Ini Bangun 4 Gudang di SIHT, Sudah Ada 16 Perusahaan Rokok yang Antre

“Sebab yang tiga gudang merupakan bangunan baru. Sementara yang 11 gudang itu sudah sejak 2020, atapnya belum pernah dilakukan perbaikan,” bebernya. 

Dia menjelaskan, perbaikan atap perlu dilakukan, karena jika tidak, dikhawatirkan ketika hujan nanti atap bocor dan membasahi tembakau dan menjadikannya rusak. 

“Sehingga, otomatis akan merugikan pemilik usaha rokok yang menyewa gudang. Oleh karenanya, kita antisipasi untuk dilakukan perbaikan atap,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Kudus Alokasikan Rp11,3 Miliar untuk Lanjutkan Pembangunan SIHT

Untuk perbaikan atap, kata Rini, masih tahap proses perencanaan. Kemungkinan pelaksanaan pengerjaan nanti pada Maret atau April 2024. 

“Sementara target selesainya pekerjaan atap 11 gudang di KIHT, paling lambat Mei dan Juni. Itu sesuai jadwal kami,” imbuhnya. 

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER