31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Pemkab Kudus Alokasikan Rp11,3 Miliar untuk Lanjutkan Pembangunan SIHT

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dipastikan akan melanjutkan pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo dengan anggaran Rp11,3 miliar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati, menyampaikan, tahun ini pihaknya melanjutkan pembangunan tahun sebelumnya yang mencakup pagar keliling, talut, dan pengurukan lahan.

“Untuk pagar keliling ini kan memang belum full. Pagar bagian barat belum sepenuhnya selesai dikerjakan jadi akan dilanjutkan di tahun 2024,” ujar Rini saat ditemui di Kawan Industri Hasil Tembakau (KIHT), Kamis (18/1/2024).

Baca juga: Hanya Silpa Rp21 M, Serapan Dana Cukai Kudus Tahun 2023 Disebut Cetak Rekor

Selain melanjutkan pekerjaan pagar tersebut, tutur Rini, pihaknya juga akan membangun empat gudang produksi rokok untuk Industri Kecil Menengah (IKM). Selain itu, juga akan ada pembangunan Hanggar Bea Cukai, pengerasan jalan, dan sumur resapan.

“Total di tahun 2024 nantinya ada 10 kegiatan pekerjaan. Sementara anggarannya kurang lebih Rp11,3 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT),” bebernya.

Rini mengungkapkan, saat ini prosesnya baru tahap perencanaan. Rencananya nanti pada Maret akan dilakukan lelang untuk pekerjaan fisiknya.

Baca juga: Wow! Pemasukan Bea Cukai Kudus di 2023 Capai Rp40,2 Triliun

Insyallah Maret akan kita lakukan lelang fisik agar segera bisa dilakukan pembangunan gudang dan yang lain di SIHT,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pembangunan SIHT dimulai pada 2023 di atas lahan kurang lebih 3,6 hektare. Pekerjaan meliputi pengurukan lahan, pagar keliling dan talut dengan menelan anggaran Rp21 miliar.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER