BETANEWS.ID, KUDUS – Atap kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri 6 Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus ambruk, Minggu (25/2/2024). Kepala SD 6 Hadipolo, Sri Kristiani, mengatakan, atap yang ambruk adalah kelas 2. Namun, karena rangka atap saling berkaitan sehingga kerusakan juga terjadi di dua kelas lainnya yakni kelas 1 dan kelas 3.
“Kelas 2 itu atapnya memang roboh total. Sementara dua kelas disampingnya hanya terjadi kerusakan sedikit saja,” ujar Sri saat ditemui di lokasi, Selasa (27/2/2024).

Sri menuturkan, robohnya atap kelas 2 SD 6 Hadipolo dikarenakan rangkanya yang memang sudah lapuk dan melengkung. Hal tersebut juga sudah diketahui empat bulan sebelum atap runtuh dan sempat dikasih tiang penyangga.
Baca juga: 7 Pasar Tradisional di Kudus Akan Diperbaiki dengan Dana Cukai, Anggarannya Rp5,5 Miliar
“Oleh karena itu, sejak empat bulan yang lalu siswa kelas 2 SD Hadipolo sudah kita pindahkan ke ruang guru untuk kegiatan belajar mengajarnya,” bebernya.
Sementara untuk siswa kelas 1, kata dia, kegiatan belajar mengajar diungsikan ke musala sekolah dan kelas 3 diungsikan ke perpustakaan.
“Berbeda dengan siswa kelas 2 yang sudah diungsikan empat bulan lalu, untuk siswa kelas 1 dan 3 baru diungsikan sehari setelah atap kelas roboh,” ungkapnya.
Sri menututkan, sebenarnya atap kelas yang roboh itu sudah diajukan ke Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) untuk perbaikan, dan rencananya tahun ini akan diperbaiki.
Baca juga: Pemkab Kudus Tahun Ini Anggarkan Santunan Kematian Sebesar Rp1,5 Miliar
“Namun, belum sampai diperbaiki malah sudah roboh terlebih dulu,” ujarnya.
Dia mengatakan, saat ini jumlah siswa di SD 6 Hadipolo ada 193 siswa. Untuk siswa yang kegiatan belajar mengajar sementara ini diungsikan ada 65 anak.
“Terdiri dari kelas 2 ada 23 siswa, kelas 1 ada 19 siswa, serta kelas 3 ada 23 siswa. Atap kelas yang roboh ini lagi proses pembersihan. Untuk perbaikannya menunggu dari pihak dinas,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

