BETANEWS.ID, DEMAK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Demak telah melakukan koordinasi terkait baliho calon legislatif (caleg) yang roboh di jalan pantura.
Diketahui baliho caleg yang roboh, banyak ditemukan di pinggir ruas jalan pantura Demak-Kudus. Kebanyakan baliho tersebut, dipasang menggunakan bambu dan dalam keadaan rusak. Tidak hanya itu, sebagian papan reklame juga sobek dan hampir jatuh mengenai pengendara.
Baca Juga: Baliho di Pinggir Jalur Pantura Bikin Pengendara Was-was
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi (PP Datin) Bawaslu Demak, Kusfitria Marstyasih mengatakan, untuk mencegah kejadian itu terulang kembali, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan parpol agar mengkondisikan balihonya. Terutama pada baliho yang terpasang menggunakan kayu yang rawan roboh terkena angin.
“Jajaran panwascam juga secara aktif berkoordinasi dengan pihak parpol memberikan informasi. Jadi hasil kajian kami tersampaikan, artinya bukan kami yang mengeksekusi sendiri, tapi memang mengintervensi yang berpotensi mengganggu keselamatan, ” jelasnya.
Ia mengaku sempat menerima informasi adanya baliho caleg roboh yang melukai orang sekitar tanggal 24 Januari yang lalu. Meskipun begitu, ia menilai pemasangan baliho tersebut telah sesuai dengan zonasi.
“Karena secara zonasi itu tidak melanggar, secara penempatan itu murni karena bencana alam. Maka kemudian memang ada informasi dari panwascam, panwascam kemudian memberikan informasi ke parpol yang balihonya jatuh, dan dari pihak parpol mengunjungi korban,” terangnya.
Baca Juga: Anak Terlibat Kampanye di Semarang, Ini Kata Bawaslu RI
Sementara itu, untuk penertiban itu nantinya dimulai saat masa tenang dari tanggal 11-13 Februari 2024. Seluruh APK parpol, baik yang masih dalam keadaan utuh maupun roboh di pinggir jalan akan disterilkan.
“Mendekati masa tenang itu baru kita mulai eksekusi. Padahal (sebelum) hari tenang itu kan sudah kita lakukan penertiban, malah jadi dobel kerja. Maka kami melakukan tindaklanjut dengan cara cepat yaitu dengan koordinasi dengan stakeholder,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (30/1/2024).
Editor: Haikal Rosyada

