PAD Parkir Khusus Sudah Tercapai 93 Persen, Dishub Kudus Optimis Capai Target

BETANEWS.ID, KUDUS – Berbeda dengan parkir Jalan Umum, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Parkir Khusus Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus tahun 2023 optimis bisa tercapai. Pasalnya, hingga pertengahan November, realisasi capaian PAD parkir khusus sudah tercapai 93 persen.

Kepala UPTD Perparkiran dan Terminal, Dishub Kudus, Edy Supriyanto, mengatakan, parkir khusus tahun 2023 ditarget kurang lebih sebesar Rp818 juta. Hingga pertengahan November, sudah tercapai kurang lebih Rp765 juta.

“Dengan capaian tersebut, kami pun optimis PAD parkir khusus mampu mencapai target di akhir tahun,” ujar Edy saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

-Advertisement-

Baca juga: Sebagian Lahan Dikelola Ormas Jadi Faktor PAD Parkir Jalan Umum Kudus Tak Capai Target

Edy mengungkapkan, parkir khusus di Kabupaten Kudus terdiri dari parkir belakang Ramayana store, parkir Terminal Bakalankrapyak, Parkiran eks Mall Matahari, parkir kargo di Desa Jati Wetan, parkir mobil di Taman Balai Jagong serta parkir pangkalan truk di Desa Klaling.

“Parkir khusus tersebut sangat potensial untuk capai target. Bahkan ada beberapa lokasi parkir khusus yang sudah lampaui target,” bebernya.

Edy pun merinci parkir khusus yang sudah melampui target, yaitu parkir khusus Ramayana Store dan parkir khusus Terminal Bakalankrapyak.

“Tahun ini parkir khusus Ramayana ditarget Rp133 juta, hingga pertengahan November realisasinya sudah Rp162,4 juta atau 122,11 persen. Sementara Parkir khusus Terminal Bakalankrapyak ditarget Rp264,2 juta dan sudah tercapai sebesar Rp290,6 juta atau 109,97 persen,” rincinya.

Sementara yang paling rendah capaian parkir khusus adalah parkir kargo yang ada di Desa Jati Wetan. Dari target Rp206 juta, hingga pertengahan November baru tercapai Rp116,7 juta. Capaian itu setara dengan 56,66 persen.

Baca juga: PAD Parkir Jalan Umum Kudus Tahun 2023 Diperkirakan Tak Capai Target

Ada beberapa faktor yang jadi sebab target retribusi terminal kargo di Desa Jati Wetan masih minim dan terancam tak mencapai target, antara lain, karena banjir dan sejak Oktober ada peninggian jalan.

“Pada awal tahun, ketika banjir tak ada truk maupun kontainer yang parkir di lokasi tersebut. Di akhir tahun juga ada kendala lagi, yakni ada peninggian jalan sehingga terminal kargo tersebut pun tutup,” ungkapnya.

Meski ada kendala di terminal kargo, Edy tetap optimis target parkir khusus bisa mencapai target. Hal itu bisa dengan memaksimalkan retribusi dari perkir khusus lainnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER