31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Sempat Naik, Harga Cabai di Jepara Kini Mulai Turun

BETANEWS.ID, JEPARA – Harga cabai di Kabupaten Jepara sempat mengalami kenaikan pada dua minggu yang lalu akibat adanya kemarau panjang. Namun kini harga cabai berangsur turun, dan diperkirakan akan terus mengalami penurunan.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Weni Mudianti (43), Pedagang cabai di Pasar Jepara II. Ia menjelaskan bahwa harga cabai rawit yang tadinya Rp60 ribu/kg, kini turun menjadi Rp50 ribu/kg.

Baca Juga: Sempat Akan Menyerah, Tim Peneliti Justru Temukan Babak Baru Sejarah Indonesia

-Advertisement-

Cabai setan sekarang ini menjadi Rp80 ribu/kg. Sedangkan untuk cabai merah keriting masih berada di kisaran Rp65-70 ribu/kg.

“Ini harganya mulai turun sekitar dua hari yang lalu, dan kayaknya bakal turun terus, biar stabil lah harganya, biar nggak terlalu mahal,” katanya pada Betanews.id, Kamis (9/11/2023) di Pasar Jepara II.

Ia menjelaskan bahwa naiknya harga cabai kemarin disebabkan karena minimnya barang yang ada, sedangkan permintaan terhadap kebutuhan cabai sangat tinggi.

Sehingga suplai kebutuhan cabai saat ini hanya tersedia dari satu daerah yaitu Lumajang. “Yang panen ini kan nggak semua daerah, setau saya hanya Lumajang. Kalau yang panen banyak harganya sih nggak akan naik, yang butuh banyak, tapi barangnya dikit,” jelasnya.

Hal serupa juga turut disampaikan oleh Wahyu Winarti (35), Pedagang Cabai di Pasar Welahan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Ia menjelaskan bahwa adanya kemarau panjang menyebabkan minimnya panen cabai di beberapa daerah. Sehingga menyebabkan harga jualnya mengalami kenaikan.

Namun menurutnya harga cabai sekarang ini sudah mengalami penurunan. Dimana cabai rawit yang tadinya Rp50 ribu per kg menjadi Rp45 ribu/kg.

Baca Juga: Dana BOS 30 SD Regroupping di Jepara Sudah Cair

Cabai setan yang tadinya Rp75 ribu/kg menjadi Rp70 ribu/kg. Cabai merah keriting yang tadinya Rp58-65 ribu/kg menjadi Rp55-60 ribu/kg.

“Ini kan kemarau panjang, sehingga tanamannya pada keriting, hasil cabainya nggak bisa banyak, jadinya harga naik. Permintaan banyak tapi barangnya nggak ada,” jelasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER