BETANEWS.ID, KUDUS – Pembina Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (Perkemi), Sulistiyanto, resmi terpilih sebagai ketua definitif Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kretek periode 2023-2028. Musyawarah Olahraga Kabupaten ( Musorkab) Kudus untuk pemilihan ketua KONI diselenggarakan di Hote @Hom, Sabtu (18/11/2023).
Pria yang akrab disapa Sulis tersebut terpilih sebagai ketua KONI Kudus setelah kandidat lainnya, Nindya Woro Permana dari cabang karate mengundurkan diri. Sulis pun kemudian terpilih secara aklamasi.
“Dari total 49 pengurus cabang (pengcab) olahraga yang resmi memiliki suara. Saya mendapatkan 29 suara dan satu pencab WO (walk out),” ujar Sulis saat konferensi pers di Sidji Coffee, Sabtu petang, (18/11/2023).
Baca juga: Geledah Kantor KONI Kudus, Kejari Angkut Dokumen Administrasi 2023
Sulis pun meminta semua pihak menghormati hasil Musorkab. Menurutnya, perbedaan dalam pilihan adalah hal biasa dan merupakan proses dari demokrasi. Oleh karena itu, ia meminta semua Pengcab untuk kembali bahu membahu membesarkan olahraga di Kudus.
“Perbedaan dalam pilihan ketua KONI adalah hal biasa. Setelah selesai kita sepakat untuk bersama-sama membangun olahraga di Kudus. Oleh karena itu semua akan kita rangkul,” bebernya.
Setelah terpilih sebagai Ketua KONI Kudus, Sulis mengakui punya banyak pekerjaan rumah (PR) yang perlu diperbaiki. Sebab, beberapa tahun terakhir banyak sekali perosalan yang menimpa organisasi olahraga di Kota Kretek tersebut.
“Pertama tentu saya akan fokus membenahi organisasi ini dari dalam. Kita perbaiki tata kolela organisasi secara internal. Kalau internalnya saja tidak jelas bagaimana kita bisa mengelola organisasi dengan baik,” katanya.
Setelah itu, lanjut Sulis, KONI Kudus juga akan fokus pada budaya pembinaan atlet. Pembinaan atlet nantinya tidak boleh asal, tapi mengacu pada target yang ingin diraih.
Baca juga: Kejari Kudus Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Bulan Ini
“Pembinaan atlet nantinya harus ada target yang ingin diraih, sehingga pembinaan jadi jelas,” tegas Sulis.
Kemudian, pihaknya juga akan menghidupkan kompetisi untuk wilayah Kabupaten. Misal dengan menyelenggarakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab).
“Dengan adanya kompetisi scop (cakupan) kabupaten para atlet akan termotivasi. Mereka juga akan giat berlatih. Kalau tidak ada, para atlet tak ada bayangan ke depannya. Itu adalah di antara visi-misi kami, dari 9 yang kami paparkan dalam Musorkab,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

