31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Tak Ingin Kena Banjir Lagi, Petani Ketanjung Demak Inisiatif Ajukan Jadwal MT 1

BETANEWS.ID, DEMAK – Petani Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak mengajukan jadwal masa tanam padi (MT 1) lebih awal dari tanggal ditetapkan. Hal itu, dilakukan untuk antisipasi mencegah gagal panen saat musim penghujan.

Diketahui, penetapan MT 1 di Kabupaten Demak dijadwalkan tanggal 15 September lalu, setelah berlangsungnya MT 3 palawija. Akan tetapi, petani Ketanjung melakukan inisiatif dengan mengajukan MT 1 pada bulan Agustus.

Baca Juga: PGSI Demak Desak Pemerintah Keluarkan UU Perlindungan Guru

-Advertisement-

Menurut anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Ketanjung, Sujari, pemikiran itu sengaja untuk menyelamatkan panen raya saat akhir tahun. Pasalnya, musim hujan tahun 2022 lalu menenggelamkan sawah para petani lantaran terkena sleding dari Sungai Wulan.

“Paling tidak panennya bisa lebih awal lah. Kira-kira pertengahan sampai akhir Desember bisa panen,” katanya pada betanews.id, Senin (2/10/2023).

Tidak hanya Sujari, anggota P3A Ketanjung lainnya Sunar, meyakini panen raya MT 1 berhasil daripada tahun sebelumnya. Hal itu didukung dengan pasokan air yang mencukupi dan dapat mengairi lahan persawahan seluas 90 hektare milik warga.

“Selama Sungai Wulan ini airnya masih ada, bagaimana caranya petani bisa makan jadi MT 1 diawalkan, kalau sampai kelewat Desember, ini (sawah) gak nutup,” ujarnya.

Baca Juga: Kondisi Guru Korban Pembacokan Siswa di Demak Mulai Membaik

Menurut Sunar, sedikitnya lahan seluas 10.000 meter persergi atau satu hektare sawah dapat panen sekitar delapan ton gabah. Sedangkan jika dihitung secara keseluruhan, warga Ketanjung dapat menghasilkan sekitar 720 ton gabah pada MT 1.

“Harapannya ya bisa panen bagus dan harga jual gabahnya mahal ketika panen. Ini saja istilahnya bersyukur masih ada sisa-sisa air dari Sungai Wulan,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER