Tak Semua Siswanya Terlayani Perekaman E-KTP, Kepala SMA 1 Jepara: ‘Kalau Bisa Datang Lagi’

BETANEWS.ID, JEPARA – Kepala SMAN 1 Jepara, Nur Yahya, menyambut baik program percepatan perekaman KTP Elektronik dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara dengan langsung datang ke sekolah.

Ia mengaku antusias dengan adanya program tersebut, sebab para siswanya menjadi terbantu dalam membuat identitas kependudukan. Namun sayangnya, program tersebut belum bisa melayani semua siswa.

Ia menjelaskan, berdasarkan data secara keseluruhan, terdapat 333 siswa yang sudah wajib untuk melakukan perekaman KTP Elektronik. Namun, Disdukcapil hanya bisa melayani kurang lebih 100 orang siswa setiap kali melakukan pelayanan ke sekolah.

-Advertisement-

Baca juga: Perekaman KTP di Sekolah di Jepara Terkendala Alat dan Jaringan

Sehingga ia berharap, Disdukcapil Jepara bisa kembali datang ke sekolah untuk melakukan perekaman E-KTP bagi siswa yang belum terlayani di hari tersebut.

“Kalau hari ini kuotanya hanya bisa 100, ya entah nanti bulan apa Disdukcapil bisa datang lagi ke sekolah untuk melakukan perekaman kembali. Karena kalau datang ke Kecamatan kami kewalahan untuk mengontrol anak saat keluar apalagi saat masih jam sekolah,” ujarnya, Rabu (13/9/2023).

Sebab, ketika Disdukcapil yang datang ke sekolah, para siswa yang akan melakukan perekaman KTP, menurutnya, juga akan lebih terlayani dengan baik.

Baca juga: KPU Jepara Temukan 26.641 Pemilih Pemula Belum Punya KTP Elektronik

Terkait itu, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Jepara, Sulasih, menjelaskan, pihaknya memang sedang dikejar target untuk melakukan perekaman E-KTP menjelang pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Namun, minimnya jumlah SDM yang menangani perekaman E-KTP, membuat pihak Disdukcapil tidak bisa terlalu sering melakukan pelayanan di luar kantor.

“Karena nanti kalau kami tinggal terus, yang pelayanan di kantor juga terbengkalai. Jadi kami jadwalkan seminggu itu dua sekolah,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER