MilkLife Soccer Challenge Kudus Diikuti 89 Sekolah, Tim SDN Karangsono 2 Mranggen Curi Perhatian

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan peserta terlihat sangat antusias mengikuti gelaran MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025/2026 yang diselenggarakan oleh Bhakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife. Ajang yang berlangsung pada 19-24 Mei 2026 itu diikuti sebanyak 1.391 peserta dari 89 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari Kabupaten Kudus dan sekitarnya.

Dalam gelaran MilkLife Soccer Challenge tersebut dipertandingkan kompetisi 7 vs 7, baik kategori usia (KU) 10 maupun KU 12. Selain sistem kompetisi, para siswi juga dapat mengikuti berbagai uji ketangkasan melalui Skill Challenge, seperti dribbling, passing and control, one on one, shot on target, hingga penalty shoot.

Menariknya, pada seri kali ini terdapat tim yang mencuri perhatian dengan target melaju ke putaran final. Sayangnya, meski datang dengan semangat tinggi, SDN Karangsono 2 Mranggen harus terhenti di babak 16 besar usai kalah dari SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus dengan skor akhir 6-5.

-Advertisement-

Meski demikian, Pelatih SDN Karangsono 2 Mranggen, Khabibi, tetap mengapresiasi perjuangan anak didiknya yang telah berjuang sepenuh tenaga. Menurutnya, melalui keikutsertaan dalam ajang tersebut, para siswi dapat lebih berkembang dalam menyalurkan bakat mereka.

“Terpenting mereka sudah memberikan yang terbaik. Karena melalui sebuah pertandingan ini, mereka berkesempatan untuk memperkuat tim All Stars Kudus, bahkan bisa menjadi pemain nasional,” ujarnya usai pertandingan, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga : PT Djarum Bantu PMI Kudus Alat Canggih Pengolah Plasma Darah, Pertama di Eks-Karesidenan Pati

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan para orang tua siswi yang dengan semangat mengantarkan putri-putrinya dari Mranggen, Demak. Sebelum mengikuti kompetisi tersebut, para siswi juga telah diberi ruang untuk mengikuti berbagai uji ketangkasan seperti fun game dan lainnya.

“Bahkan setiap ada event, mereka sangat antusias untuk mengikuti. Seperti ajang yang sama di Semarang kami juga ikut, dan kali ini di Kudus kami ikut karena mereka sangat mencintai olahraga sepak bola putri ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelatih All Stars Kudus, Yayat Hidayat, menyampaikan bahwa setiap event sepak bola putri yang berlangsung menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Terlebih, antusiasme para peserta juga sangat tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk kualitas semakin meningkat. Dibanding sebelumnya, sekarang cukup meningkat. Pemain-pemainnya juga bagus, baik usia 10 tahun maupun usia 12 tahun,” ungkapnya.

Melihat kemampuan para peserta, Yayat optimistis dapat kembali meraih juara dalam ajang MLSC All Stars seperti yang diraih pada tahun sebelumnya. Ia menjelaskan, para pemain harus tampil maksimal dan berjuang sepenuh tenaga. Menurutnya, gelar juara merupakan bonus dari kerja keras yang ditampilkan di lapangan.

“Kalau saya pribadi, kita bisa sukses seperti tahun sebelumnya, menjadi juara. Mudah-mudahan tahun ini kita kembali menjadi juara lagi,” ujarnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER