BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pengendara sepeda motor tampak datang silih berganti di outlet es sederhana di Jalan Mejobo, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Di sana, mereka dilayani seorang wanita yang dengan cekatan membuatkan es campur dengan isian berbagai jenis.
Meski hanya bermodalkan meja yang di atasnya berisi toples isian es, tempat tersebut ternyata cukup ramai pembeli. Apalagi di cuaca yang sedang terik-teriknya, tempat tersebut jadi jujugan para pencari kesegaran yang lewat jalan tersebut.

Di sela-sela melayani pembeli, pemilik usaha, Nani, bersedia berbagi cerita tentang awal mula membuka usaha pada Mei 2023 itu. Alasannya merintis usaha ternyata begitu remeh yaitu untuk mengisi waktu luang. Modal yang ia keluarkan untuk membuka usaha itu juga terbilang minim, yaitu Rp170 ribu.
Baca juga: Menikmati Kesegeran Es Alpukat Kocok di Minia Juice
“Modal awal dulunya hanya Rp170 ribuan. Selain Es Campur ada juga seblak. Untuk seblaknya masih jualan di daerah Pasar Doro, namun nanti rencananya juga akan berjualan di sini,” jelasnya perempuan kelahiran Lampung itu, Jumat (8/9/2023).
Es Campur yang terdiri dari delapan isian mulai dari kolang-kaling, tapai singkong, jelly, cincau, pepaya, nanas, melon, dan sirup tersebut hanya dibandrol dengan harga Rp4 ribu. Menurut Nani, tidak masalah jika keuntungannya sedikit yang penting orang-orang suka dan harganya pas di kantong.
Ia mengungkapkan pembeli yang datang sangat ramai saat pertama kali buka hingga saat ini, Sehingga es campur miliknya selalu ludes terjual. Menurutnya, dalam sehari bisa habis paling sedikit 45 porsi dan paling banyak bisa mencapai 70 porsi. Pendapatan yang didapat dalam sehari biasanya Rp280 ribu.
Baca juga: Jual Es Dawet Cuma Rp3.500, Devika: ‘Untung Dikit Tak Masalah yang Penting Berkah’
“Sempat diprotes oleh suami karena isian yang terlalu banyak, namun saya tidak pernah mengurangi jumlah isian,” bebernya.
Untuk mencicipi es campur murah ini, Nani setiap hari buka jualan dari pukul 10.00 WIB dampai habis. Selain itu, saat hari Jumat biasanya ia memberi gratis satu es campur untuk pembeli yang sudah langganan.
Editor: Ahmad Muhlisin

