Novel Sang Tandak Karya Prayitno Resmi Diluncurkan

Sang tandak disebut bakal bisa mengobati kerinduan pecinta sastra yang rindu dengan karya dengan latar belakang zaman kolonial, layaknya karya-karya Pramoedya Ananta Toer.

“Banyak nilai-nilai perjuangan yang dibungkus dengan indah di novel itu, membacanya bisa membuat kita kembali ke masa itu,” ujar Fajar Kartika, Ketua Forum Kalen.

Selain pengemasan cerita yang magis, novel dengan lakon utama seorang penari perempuan yang tersohor pada zamannya tersebut juga terdapat buah pemikiran khas seorang jurnalis.

-Advertisement-

Baca juga: Novel Sang Tandak Dikuliti, Hasan: ‘Saya Kecewa, Konfliknya Kurang Berdarah-Darah’

Di novel yang ditebitkan oleh Forum Kalen yang bekerjasama dengan Beta Media itu pembaca bisa menyaksikan bagaimana gambaran Kudus pada zaman kolonial.

“Buat spoiler ya, saat membaca Sang Tandak, pembaca nanti bakal bisa merasakan bagaimana perjuangan seorang tandak,” kata Fajar.

Perjuangan mereka untuk menghibur serta memperjuangkan harga diri, lanjutnya, bakal memperoleh hasil yang manis.

“Akan ada emosi tersendiri bagi pembaca saat sampai bagian di mana kesenian tradisional Indonesia mengguncang Eropa,” pungkasnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER