PT Djarum Masih Butuh Hingga 2 Ribu Tenaga Kerja Borong di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Perusahaan rokok nasional PT Djarum masih membuka peluang kerja bagi masyarakat di Kabupaten Kudus. Hingga saat ini perusahaan tersebut masih membutuhkan ribuan tenaga kerja borongan untuk mendukung kegiatan produksi.

Manajer Produksi PT Djarum, Chanif mengatakan, kebutuhan tenaga kerja borong tahun ini masih cukup besar meski tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Rekrutmen tersebut terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di unit produksi.

“Untuk sementara lowongan masih dibuka, khususnya untuk karyawan borong. Kebutuhannya memang tidak seperti tahun sebelumnya, tapi masih cukup banyak,” ujar Chanif di Brak Djarum Tanjungkarang 2 Kudus belum lama ini.

-Advertisement-

Ia menyebutkan, secara estimasi perusahaan masih membutuhkan sekitar seribu hingga 2 ribu tenaga kerja borongan di wilayah Kudus. Jumlah tersebut masih bisa berubah menyesuaikan perkembangan produksi di pabrik.

“Perkiraannya sekitar seribu sampai dua ribu orang masih dibutuhkan untuk wilayah Kudus saja,” bebernya.

Selain di Kudus, lanjut Chanif, PT Djarum juga membuka kesempatan kerja di sejumlah daerah lain. Beberapa unit produksi perusahaan yang berada di luar kota juga masih membuka perekrutan tenaga kerja baru.

Baca juga: PT Djarum Mulai Libatkan Tenaga Borong Laki-Laki

“Kalau di luar Kudus kebutuhannya malah lebih besar. Kita juga membuka lowongan di beberapa daerah seperti Rembang dan wilayah Solo Raya,” tambah Chanif.

Untuk persyaratan melamar kerja, Chanif menjelaskan bahwa ketentuannya relatif sederhana. Pelamar cukup memenuhi syarat usia minimal serta melengkapi dokumen administrasi dasar.

“Persyaratannya secara umum saja. Minimal usia 18 tahun, kemudian membawa fotokopi ijazah, KTP, dan surat lamaran kerja,” katanya.

Ia menuturkan, bagi masyarakat yang berminat melamar kerja tidak perlu datang ke kantor pusat perusahaan. Pelamar cukup mendatangi pabrik PT Djarum yang berada paling dekat dengan tempat tinggalnya.

“Kalau masyarakat sekitar ingin melamar, cukup datang ke pabrik terdekat saja. Tidak perlu ke kantor pusat,” ujarnya.

Terkait batas usia, Chanif menyebutkan untuk pelamar laki-laki maksimal berusia 30 tahun. Sementara untuk perempuan yang melamar di bagian linting atau giling, usia maksimal dapat mencapai 40 tahun.

“Nanti penempatannya biasanya sesuai lokasi pabrik tempat pelamar mengajukan lamaran,” imbuhnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER