BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan sebagian besar kondisi jalan menjelang Lebaran dalam keadaan layak dilalui. Dari total ruas jalan kabupaten, sekitar 95 persen dinyatakan dalam kondisi baik.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengatakan, sekitar 5 persen jalan memang masih memerlukan perbaikan. Namun kerusakan tersebut dinilai tidak terlalu mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Secara umum jalan di wilayah Kudus masih aman dilewati masyarakat saat arus mudik maupun arus balik. Pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan di berbagai titik,” ujar Bupati Sam’ani di Pendapa Kudus baru-baru ini.
Untuk mempercepat penanganan kerusakan, lanjutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus telah membentuk lima tim khusus yang disebut Saber Lubang Jalan. Tim tersebut akan bersiaga selama masa Lebaran untuk menambal jalan yang mengalami kerusakan.
“Petugas akan bekerja secara bergantian dan siap turun ke lapangan jika ditemukan jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan. Perbaikan akan dilakukan secepat mungkin agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” bebernya.
Selain kerusakan jalan, pihaknya juga mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat cuaca ekstrem. Hujan deras, angin kencang, hingga pohon tumbang menjadi potensi yang perlu diwaspadai selama musim mudik.

“Pemkab Kudus juga telah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan persiapan Lebaran. Rapat tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, organisasi masyarakat, serta berbagai instansi terkait lainnya,” ungkap bupati.
Dia menuturkan, sejumlah posko pelayanan pemudik juga akan didirikan di beberapa titik strategis. Di antaranya berada di Pendopo Kudus, Terminal Kudus, serta kawasan Krawang.
“Posko tersebut akan diisi petugas gabungan dari berbagai unsur. Mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Pramuka, organisasi radio hingga tenaga kesehatan,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo, mengatakan perbaikan jalan masih terus dilakukan menjelang Lebaran. Pihaknya memprioritaskan ruas-ruas jalan yang menjadi jalur utama pemudik.
“Kabupaten Kudus memiliki sekitar 331 ruas jalan kabupaten. Sebagian kecil memang masih mengalami kerusakan ringan hingga berlubang,” ujar Harry.
Meski demikian, kondisi jalur utama dipastikan sudah dipersiapkan dengan baik. Pemerintah daerah menargetkan jalan tersebut tetap nyaman dilalui selama arus mudik dan arus balik.
“Untuk mendukung perbaikan jalan, Pemkab Kudus menyiapkan anggaran pemeliharaan rutin sekitar Rp9 miliar. Dana tersebut digunakan untuk penambalan jalan serta perawatan rutin sepanjang tahun,” bebernya.
Editor: Kholistiono

