Di Hadapan Ratusan Juru Parkir Kudus, Hartopo Cerita Pernah Cari Besusul untuk Biaya Sekolah

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus, Hartopo dan Dinas Perhubungan Kudus memberikan sosialisasi Sistem Informasi Pembayaran (SIP) Perpakiran kepada juru parkir di Balai Jagong Kudus, Jumat (22/9/2023).

Dalam sambutannya, Hartopo bercerita pada waktu kecil belum ada kerjaan juru parkir. Jika ada, mungkin ia juga akan merasakan kerja jadi juru parkir.

“Saya SD itu sudah bekerja. Jadi kuli ulur benih di sawah pernah, cari besusul juga pernah. Hal itu saya kerjakan agar dapat uang untuk biaya sekolah,” cerita Hartopo.

-Advertisement-

Baca juga: Baru Pertengahan Tahun, Realisasi Pajak Parkir dan Hiburan Kudus Lampaui Target

Menurut Hartopo, saat ini juru parkir menjadi garda terdepan dalam peningkatan retribusi daerah. Sehingga, juru parkir diminta untuk lebih bertanggung jawab dan ramah dalam melayani masyarakat.

“Panjenengan semua ini garda terdepan dalam retribusi daerah. Harus makin bertanggung jawab. Jangan cuma muncul di awal minta retribusi setelah itu ditinggal,” pesannya.

Untuk menunjang kinerja mereka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus juga memberikan seragam baru. Hartopo berharap, seragam itu bisa memberikan wajah baru juru parkir biar semakin rapi. Bahkan, Hartopo mengimbau setiap juru parkir diberi kartu identitas.

“Identitas seragam ini penting. Biar makin rapi, cakep, dan saya harap pelayanannya makin ramah. Kalau begitu, kan tidak hanya membanggakan dinas, tapi Kabupaten Kudus,” jelasnya.

Baca juga: Dewan Ungkap Tarif Parkir Mobil di Pasar Kliwon Kudus Capai Rp 25 ribu

Dia mengungkapkan, Pemkab Kudus selalu berupaya terus meningkatkan pelayanan parkir di Kabupaten Kudus. Salah satunya memberantas parkir liar. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi antara juru parkir dan Dinas Perhubungan harus sejalan agar tidak ada parkir liar.

“Memang PR kami adalah memberantas parkir liar. Ini dibutuhkan koordinasi antara Dinas Perhubungan dan juru parkir,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata dia, Dinas Perhubungan sedang mengembangkan modernisasi retribusi lewat program SIP Parkir (Sistem Informasi Pembayaran Perparkiran). Hartopo menyambut baik inovasi yang sedang dalam rencana ujicoba itu.

“Program SIP Parkir ini bagus ya, jadi retribusi yang didapat makin transparan. Tapi ini masih tahap mau ujicoba,” urainya.

Baca juga: Hartopo Harap Kudus Punya Pemandu Wisata Lokal

Kepala Dinas Perhubungan Kudus, Catur Sulistiyanto, menjelaskan, SIP Parkir akan mengubah retribusi dari tunai ke nontunai. Program ini sedang digodok dan akan diujicobakan di lima titik.

“Programnya masih tahap sosialisasi dan tahapannya masih panjang. Kami berencana akan ujicoba ke lima tempat,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER