BETANEWS.ID, KUDUS – 130 atlet siap berjuang mati-matian untuk memperebutkan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) XVI 2023 dari cabor Kick Boxing. Pertandingan tersebut diselenggarakan di gedung Auditorium Universitas Muria Kudus, mulai Selasa (8/8/2023).
Eko Filri, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor Kick Boxing Jateng mengatakan ada dua katagori yang dipertandingkan, yakni katagori full kontak dan katagori low kick. Sedangkan untuk kelas yang dipertandingkan ada sebanyak 19 kelas yang terdiri dari atlet putra dan putri.
Baca Juga: Bonus Atlet Porprov Kudus Belum Jelas, Penganggaran Terkendala Pilkada 2024
“Hari pertama ini baru tahap penyisihan dengan sistem gugur, besok dilanjut laga semifinal dan hari Kamis baru Final. Saat ini untuk antusiasme sudah terlihat karena ada ada 25 daerah yang bertanding,” katanya, Selasa (8/8/2023).
Ia menuturkan, dalam kejuaraan yang digelar setiap empat tahun sekali itu ada beberapa atlet yang datang dari pelatnas, atlet yang pernah menjuarai Sea Game ikut main juga. Sehingga untuk cabor Kick Boxing ini bisa meriah.
“Untuk saat ini belum begitu sengit. Biasanya kalau persaingan sengit itu mulai semifinal dan final. Beberapa unggulan saat ini juga masih mendominasi,” ungkapnya.
Beberapa atlet unggulan dari berbagai daerah di Jateng juga ikut andil dalam event ini. Atlet unggulan tersebut berasal dari Kota Semarang, Kabupaten Grobogan, Kota Surakarta, dan Salatiga.
“Jadi untuk pertandingan kick boxing ini ada tiga ronde setiap pertandingan. Masing-masing satu ronde dengan durasi waktu tiga menit,” tuturnya.
Firli menjelaskan, kedua katagori memiliki cara main yang berbeda. Untuk katagori full kontak, tidak boleh menendang pinggang ke bawah. Sedangkan low kick tidak boleh menendang lutut ke bawah.
Baca Juga: Serunya Membatik Mas Jaga, Maskot Porprov Jateng 2023
Sementara untuk kelas yang dipertandingkan full kontak putra dengan berat 51-63,5 kilogram, low kick putra dengan berat 51-71 kilogram. Selanjutnya untuk full kontak Putri dengan berat 48-56 kilogram, low kick putri dengan berat 48-56 kilogram.
“Saya berharap dengan adanya kejuaraan seperti ini bisa memunculkan bibit atlet-atlet baru ke jenjang yang lebih tinggi. Mengingat yang terdekat saat ini ada jadwal Pra PON yang akan digelar 16-18 Oktober tahun ini di Jawa Barat (Jabar). Sehingga nantinya atlet ini bisa mewakili Jateng untuk tampil dan bisa mengangkat Jateng di kejuaraan Nasional maupun internasional,” harapnya.
Editor: Haikal Rosyada

