BETANEWS.ID, JEPARA – 33 Perusahaan dengan 113 formasi membuka lowongan kesempatan kerja dalam Acara Job fair yang diadakan oleh Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. Acara tersebut diadakan mulai tanggal 2-3 Agustus 2023 di Gedung MWC NU, Tahunan, Kabupaten Jepara.
Di depan pintu masuk menuju area Job Fair, beberapa anak muda tambak sibuk memasukkan data diri untuk bisa mengakses layanan informasi di website yang disediakan oleh Kemnaker.
Baca Juga: Penataan Pasar di Jepara Masih Jadi Penghambat Penilaian Kabupaten/Kota Sehat
Salah satu pengunjung, Muamar Khadafi (25) yang juga alumni dari Unisnu bercerita bahwa adanya job fair cukup membantu dirinya yang sudah dua bulan lulus dari bangku kuliah tetapi belum mendapat pekerjaan.
Ia bercerita bahwa sengaja datang ke acara tersebut dengan harapan dapat menemukan pekerjaan sesuai dengan yang ia cari. Namun dari 33 stand perusahaan yang ikut dalam acara job fair tersebut, belum ada pekerjaan sesuai dengan minat yang ia cari.
“Sedikit nemu (pekerjaan yang dicari) tapi kebanyakan enggak sesuai dengan jurusan saya. Saya kan lulusan teknis industri, nyarinya yang sesuai jurusan kayak manajemen produksi,” katanya pada Betanews.id, Rabu (2/8/2023).
Meskipun tidak mendapat pekerjaan sesuai dengan yang ia cari, namun Amar mengaku senang mengunjungi acara Job Fair tersebut karena ada fasilitas konsultasi terkait dengan pekerjaan yang disediakan oleh Kemnaker.
Hal serupa yang diungkapkan oleh Muhammad Rovi Himawan (24) lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV), Unisnu Jepara yang juga baru dua bulan lulus dari bangku kuliah.
Meskipun tidak menemukan pekerjaan sesuai dengan bidang yang ia cari yaitu Desain Grafis, karena kebanyakan yang dibuka merupakan lowongan admin dan manajemen, adanya fasilitas konsultasi dari Kemnaker menurutnya cukup membantu.
“Saya kan sebelumnya belum paham aplikasi dari kementrian itu jadi paham kalau didalamnya ternyata bisa cari lowongan pekerjaan, terus ada juga pelatihan buat nambah skill,” ujarnya.
Baca Juga: Kawasan Industri Jepara Disarankan Jadi Wilayah Prioritas untuk Naikkan NJOP
Berbeda dengan kisah sebelumnya, Yuliana Umi Nur Salamah (19), perempuan yang sudah satu tahun lulus dari jenjang sekolah MA tersebut justru sudah mengumpulkan berkas lamaran pekerjaan di sebuah pabrik kertas.
“Iya tadi langsung ngelamar, di pabrik kertas. Sudah satu tahun yang lalu lulus, ini lagi nyari pekerjaan buat nyambi kuliah. Jadi kuliahnya ambil yang kelas karyawan, Sabtu Minggu,” katanya.
Editor: Haikal Rosyada

