31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Berusia Hampir 1 Abad, Museum Ukir Jepara Jadi Saksi Bisu Sejarah Kemerdekaan

BETANEWS.ID, JEPARA – Keterampilan mengukir yang dimiliki warga Jepara ternyata mampu menarik perhatian penjajah Belanda pada saat berkuasa di Indonesia. Pada tahun 1929, pemerintah Belanda mendirikan sekolah ukir di Jepara yang diberi nama Open Bar Ambacht School. 

Sutrisna, Guru Ketrampilan Ukir SMPN 6 Jepara sekaligus pemandu di museum ukir mengatakan, Sekolah ukir itu telah delapan kali mengalami perubahan nama, bangunan tersebut kini menjadi SMPN 6 Jepara.

Baca Juga: Luncurkan Aplikasi Latansa, Pengisian Perangkat Desa di Jepara Jadi Makin Mudah

-Advertisement-

Dulunya bangunan tersebut merupakan gudang sekolah yang berisi berbagai karya ukir dari para siswa di jaman dahulu.

“Di tahun 2014 bangunan gudang tersebut direnovasi dan diresmikan oleh Ganjar Pranowo sebagai cagar budaya koleksi karya ukir Jepara,” ujarnya.

Pengunjung akan disambut dengan ukiran lambang negara Indonesia yang terpajang gagah begitu pintu museum tersebut dibuka.

Sutrisna menjelaskan bahwa ukiran tersebut kemungkinan sudah dibuat sebelum masa kemerdekaan Indonesia. Selain ukiran tersebut terdapat juga patung seorang laki-laki yang memanggul ukiran globe dunia dengan kakinya menapak pada lilitan tubuh dari seekor ular. 

“Kalau saya menilai dari sejarah museum ini mungkin diciptakan sebelum Indonesia merdeka, jadi 1945 sudah ada ukiran tersebut. Mungkin selesai di tahun 40 – 50 an lah,” jelasnya. 

Selain dua karya ukir tersebut, di museum tersebut juga masih tersimpan karya ukir yang tadinya akan dijadikan sebagai tempat untuk menyimpan bendera pusaka pada saat kemerdekaan Indonesia. 

Ukiran tersebut memiliki bentuk seperti gentong dan di bagian tutupnya terdapat ukiran dari masing-masing lambang dari kelima butir pancasila. 

Baca Juga: Pasar Welahan Ruwet dan Semrawut, Siapa yang Salah?

“Kemungkinan karena beratnya barang itu sehingga tidak jadi di ambil, tapi dari barang tersebut juga dapat menunjukkan kehebatan generasi terdahulu dalam membuat karya ukir di Jepara, mau bentuk apapun itu bisa jadi,” jelasnya. 

Saat ini total terdapat 35 karya ukir dari para siswa terdahulu yang masih tersimpan di museum tersebut.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER