31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Jika Tak Nekat Resign dari Teknisi ATM, Imam Tak Akan Tahu Betapa Cuannya Jual Pastel Ayam

BETANEWS.ID, KUDUS – Imam Eko Jontilomar tampak cekatan melayani pembeli yang datang silih berganti di lapak jajanannya di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Siang itu, tempatnya memang cukup ramai didatangi pembeli yang penasaran dengan pastel ayamnya.

Bagi Imam, jualan pastel ayam merupakan perjudiannya setelah resign dari profesi teksini ATM yang telah dijalaninya selama belasan tahun. Kini, tekadnya merintis usaha mulai sedikit demi sedikit membuahkan hasil.

“Sudah tidak kuat kalau bekerja di lapangan mas, soalnya tenaga tidak seperti dulu. Pengen fokus ke usaha saja,” beber Imam kepada Betanews.id, Jumat (9/6/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Punya Omzet Rp1 Juta Sehari dari Jual Jajanan, Ini Kisah Jatuh Bangun Wawan Rintis Usaha

Ia mengatakan, resign dari pekerjaan selama kurang lebih 15 tahun itu pada 2022 lalu, yang kemudian fokus menjalankan usahanya yang sudah dirintis 2017. Saat merintis usaha pemesanan jajanan ringan itu, ia masih bekerja sebagai teknisi ATM, sedangkan usahanya dikelola oleh istrinya.

“Sebenarnya sudah jalan lama. Namun kan menerima pemesanan, jadinya dikelola istri. Sekarang karena saya sudah resign saya bantu untuk promosi dengan berjualan di pinggir jalan, dengan harapan bisa mengenalkan produk agar pemesanan lancar,” ungkap warga Desa Dersalam RT 2 RW 3, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus tersebut.

Pria berusia 43 tahun itu menuturkan, Jontilo Food menyediakan jajanan ringan seperti donat, sosis Solo, pastel ayam, roti kering, roti basah, dan lain sebagainya sesuai dengan permintaan pelanggan.

Baca juga: Enggan Putus Asa Saat Gagal Usaha, Keberuntungan Mahfudz Kini Berada di Usaha Dawet yang Laku Keras

“Untuk kisaran harga mulai dari seribuan sampai dengan Rp3 ribu. Paling banyak dibeli atau dipesan adalah pastel ayam. Kemungkinan banyak pembeli itu cocok dengan rasanya. Kalau ada yang pesan, bisa meminta jajanan apa saja,” tutur bapak dua anak itu.

Jualan di pinggir jalan itu, kata Imam, setidaknya bisa menjual antara 30 sampai 40 item. Dia berharap dengan usahanya itu bisa semakin ramai pemesanan untuk acara hajatan.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER