BETANEWS.ID, KUDUS – Sepanjang Jalan Sudimoro-Karangmalang, Kudus terlihat banyak jalan yang berlubang cukup parah. Terdapat kubangan kecil maupun besar yang membuat pengendara di jalan tersebut berhati-hati, supaya tidak terjatuh.
Menurut warga, jalan yang menjadi kewenangan dari Pemerintah Kabupaten Kudus itu sudah dua tahun ini tak tersentuh perbaikan. Jika ada, itu hanya penambalan yang tak dilakukan di semua titik jalan rusak.
Salah satu warga, Sudarmono, menjelaskan, Jalan Sudimoro-Karangmalang sudah lama mengalami kerusakan parah, yang hingga saat ini belum ada perbaikan. Bahkan, ia menyebut jalan itu sering mengakibatkan kecelakaan.
Baca juga: Warga Keluhkan Mangkraknya Perbaikan Jalan Kudus-Purwodadi di Tanjungkarang
“Setahu saya sudah dua tahunan, tapi hingga saat ini kondisi jalan masih alami kerusakan parah,” bebernya saat ditemui ketika berjualan perabot yang tak jauh dari lokasi, Jumat (19/5/2023).
Ia mengatakan, dalam waktu satu tahun, selama ia berjualan di sana, baru ada perbaikan satu kali, itupun perbaikan dilakukan secara tidak merata. Menurutnya, perbaikan dilakukan dengan ditembel menggunakan aspal.
“Kemarin sudah sempat ada perbaikan. Tapi mohon maaf kok dari satu lokasi ada tiga lubang yang diperbaiki cuma satu lubang saja. Namanya masyarakat ya, kok cuma ini saja yang diperbaiki, niat apa tidak gitu lho. Nanggung karena cuma sebagian saja. Mendingan tidak sama sekali,” ujarnya.
Sudarmono yang selalu melewati jalan itu setiap hari mengaku resah, lantaran jalan banyak berlubang dan membuat tidak nyaman bagi setiap pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Bahkan, kata Sudarmono, jalan rusak di sana sudah menelan dua korban hingga tewas.
Baca juga: Harap Sabar, Perbaikan Jalan di Tanjungkarang Rencananya Dilanjutkan Tahun Depan
“Sebenarnya banyak yang mengeluh. Kemarin ada pengendara sepeda motor yang terjatuh. Intinya sering sekali terjadi kecelakaan. Dalam satu minggu kurang lebih ada dua kali. Kecelakaan sering terjadi saat malam hari, karena penerangan jalan juga kurang. Kemudian saat hujan jalan tidak kelihatan,” tuturnya.
Saat dikonfirmasi melalui aplikasi pengirim pesan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus Arief Budi Siswanto, tidak memberikan keterangan apapun. Bahkan saat Betanews.id mencoba menghubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, pihaknya juga tidak mengangkat teleponnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

