BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan orang terlihat berkerumun mengelilingi tumpukan Sound Horeg yang ada di RT 7 RW 1 Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Meski suara sound horeg tersebut memekakan telinga, tapi orang yang ada di sekitar tak pergi menjauh, malah justru mendekat.
Mereka justru berdesakan mendekat sembari mengabadikan momen itu menggunakan gawai pintar miliknya. Ada juga yang sengaja membawa kamera untuk membuat konten di momen cek sound horeg yang akan digunakan memeriahkan takbir keliling malam takbiran di Hari Raya Idul Fitri di Desa Kutuk.
Satu warga yang antusias melihat langsung cek sound horeg yakni Kodrat. Dia datang tak hanya melihat dan menikmati suara gahar dari sound horeg, namun ia datang dengan misi ingin membuat konten Youtube.
Baca juga: Malam Takbiran di Kutuk akan Digetarkan 20 Sound Horeg, Harga Sewa Rp 30 Juta
“Saya warga Kutuk, saya melihat cek sound horeg sekalian bikin konten untuk chanel Youtube,” ujar Kodrat kepada Betanews.id saat ditemui di lokasi, Rabu (19/4/2023).
Selain Kodrat, ada puluhan orang lain yang menonton cek sound horeg yang sekalian membuat konten. Bahkan ada juga yang live streaming di media sosial mereka. Panas terik sengat matahari dan rasa dahaga pun seolah tak dihiraukan. Mereka asyik membuat konten.
Ditemui terpisah, Kepala Desa Kutuk yakni Supardiyono mengatakan, malam takbiran di desanya akan ada kegiatan rutin takbir keliling. Jika sebelumnya Desa Kutuk terkenal dengan pesta kembang api di malam takbiran, di tahun ini diganti dengan sound horeg.
“Takbir keliling lebaran tahun ini selain mengiring ogoh-ogoh, warga juga akan dimeriahkan dengan sound horeg. Total ada 20 sound horeg,” ujar Supardiyono saat ditemui di rumahnya.
Baca juga: Soal Takbiran, Kapolresta Pati: ‘Di Masjid Saja, Daripada Keliling Malah Jadi Hiburan’
Dia mengungkapkan, sound horeg tersebut kebanyakan didatangkan dari beberapa daerah di Jawa Timur. Hanya dua sound yang dari Kudus.
“Takbir keliling di Desa Kutuk nantinya dimulai setelah Salat Isya, sebagai titik kumpul di lapangan desa. Setelah sambutan baru nanti keliling kampung mengiring sound horeg,” jelasnya.
Dia berharap, takbir keliling di Desa Kutuk berjalan lancar dan aman, serta khidmat. Warga Desa Kutuk hanya ingin memeriahkan malam takbiran untuk sambut kemenangan di Hari Raya Idul Fitri, tak ada misi lain.
Editor: Suwoko

