BETANEWS.ID, JEPARA – Bagi pecinta makanan manis, apalagi jajanan kekinian pasti tidak asing dengan egg waffle. Yup, jajanan dari Hong Kong dengan bentuk bulat seperti telur ini memiliki tekstur lembut yang dipadukan dengan beraneka toping.
Di Jepara, jajanan ini masih jarang ditemui. Biasanya makanan ini tersedia di mal-mal atau pusat perbelanjaan yang berada di kota-kota besar. Karena masih jarang ditemukan di kedai kaki lima, akhirnya menginspirasi Lanny Septina dan Suaminya Novy Husni Mubarroq untuk membuka Kedai Juragan Waffle dengan konsep warung gerobak.

Kedai Juragan Waffle yang berlokasi di Desa Bakalan RT 14 RW 02, Kecamatan Kalinyamat, Jepara ini menyediakan berbagai menu egg waffle dengan beragam varian, filling (isian), serta toping. Harga yang ditawarkan juga termasuk murah, mulai dari Rp10 ribu sampai Rp25 ribu.
Baca juga: Inovasi Brownies Berbahan Tiwul Karya Arin Ini Rasanya Gurih-Manis
“Menu egg waffle disini itu kita dengan harga murah tapi dengan kualitas premium. Kalau rasa nggak perlu diragukan lagi karena kita menomorsatukan rasa. Pokonya rasa bintang lima, harga kaki lima,” kata Lanny pada Betanews, Senin (27/03/2023).
Varian yang ditawarkan mulai dari vanilla, chocolate, stawberry, pandan, serta mocca. Yang paling jadi favorit adalah toping es krim. Waffle yang ditawarkan pun memiliki tekstur lembut meski sudah didiamkan beberapa saat. Sebab menurutnya, banyak menu waffle yang ketika sudah dingin teksturnya berubah jadi keras.
“Waffle kita punya wangi vanilla yang nggak seperti waffle lainnya, dan yang paling andalan ini ada menu es krim. Kalau di mal kadang hanya menggunakan toping tertentu saja,” tambahnya.
Baca juga: Gethuk Gembul, Cara Baru Menikmati Jajanan Jadul yang Kini Jadi Oleh-Oleh Khas Rahtawu
Meski sempat ragu apakah nantinya bakal diminati pelanggan atau tidak, kedai waffle tersebut ternyata banyak diminati oleh pelanggan terutama para ibu dan anaknya. Apalagi lokasi kedai tersebut juga dekat dengan area sekolah serta kawasan industri pabrik.
“Jadi kalau sore itu banyak ibu sama anaknya yang antre. Karena ini kan bisa dinikmati dewasa maupun anak-anak,” tuturnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

