BETANEWS, DEMAK – Bupati Demak Esti’anah menyebut, harga beras di Kabupaten Demak menjelang Lebaran ini mencapai Rp 13 ribu hingga Rp 16 ribu perkilogram. Tingginya harga komoditas pokok tersebut menyumbang tingginya angka inflasi. Oleh karena itu, pihaknya akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat untuk menekan tingginya harga beras.
Hal itu dikatakan Eisti, saat melakukan pantauan langsung ketersediaan beras di Gedung Bulog Katonsari, Jalan Sariwibowo, Katonsari, Demak, Senin (10/4/2023). Pantauan dilakukan untuk melihat ketersediaan beras yang akan diberikan kepada masyarakat. Untuk di Kabupaten Demak, bantuan yang akan diberikan kepada 153.556 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Bantuan ini dari Bapanas (Program Bantuan Badan Pangan Nasional). Bantuan yang diberikan sebanyak 10 kilogram kepada tiap keluarga. Ini sebagai upaya untuk menekan harga beras yang cukup tinggi menjelang Lebaran,” kata Esti.
Baca juga: Harga Beras di Kudus Masih Tinggi, Per Kilo Rp 12 Ribu
Selain menyalurkan bantuan beras, pihaknya juga melakukan operasi pasar di wilayah Kabupaten Demak, untuk memastikan harga beras dan komoditas lainnya tetap stabil mendekati Lebaran.
“Pada kesempatan ini kami juga akan memantau harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Karanganyar,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten Bulog Ritel Kancab Semarang Dwi Rizki Sukma Wibawa menerangkan, terdapat 2.000 Ton beras tersedia di Gudang Bulog Katonsari. Menurutnya ketersediaan itu akan diberikan kepada masyarakat sebagai bantuan.
“Untuk ketersediaan beras di Bulog Katonsari ini kurang lebih 2.000 ton. Sedangkan bantuan yang akan diberikan sebanyak 1.500 ton. Jadi stoknya cukup. Ini pun kami masih menyerap beras dari Provinsi, ” terangnya.
Gudang Bulog Katonsari, kata Dwi, nantinya masih melakukan penyerapan beras sekitar 3.000-4.000 Ton, beras diambil dari petani di kabupaten Demak.
“Untuk beras di Bulog Katonsari didapatkan dari penyerapan petani di kabupaten Demak tidak mengambil dari luar, biasanya yang dari daerah lain yang mengambil dari Demak,” jelasnya.
Baca juga: Harga Beras dan Minyak Goreng di Jateng Masih Tinggi, Operasi Pasar Bakal Digencarkan
Dia menambahkan, sebelumnya Bulog Kanwil Jawa Tengah (Jateng) telah memberikan bantuan 23.000 Ton beras untuk masyarakat Jateng. Dwi menjelaskan dengan sisa 600-700 Ton beras di Demak, ia pastikan akan cukup hingga beberapa bulan mendatang.
“Setelah dikurangi bantuan kemarin, untuk total hari ini sekitar 600-700 ton, dan ini masih menyerap petani yang ada di Demak. Insya Allah 3-4 bulan cukup untuk Demak,” katanya.
Editor: Suwoko

