BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah truk tampak tergelempang di Jalan Pantura Kudus-Demak, tepatnya di Dukuh Tanggulangin, Senin (6/3/2023). Akibatnya, lalu lintas di jalan Pantura dan R Agil Kusumadya Kudus pun macet hingga 2,3 kilometer.
Sopir truk yakni Jefri (20) mengatakan, truknya mengalami kecelakaan pada pukul 8.00 WIB. Ia mengangkut gabah sebanyak 9,5 ton dari Tuban dan akan disetor ke Demak.
“Namun nahasnya, karena melewati jalan berlubang, truk yang saya kendarai malah tergelempang,” ujar Jerfri kepada Betanews.id, Selasa (6/3/2023).
Baca juga: Dinas PUPR Mulai Lakukan Penambalan Jalan Berlubang di Kudus
Dia mengatakan, tidak tahu jalan rusak dan berlubang. Sebab, jalan yang berlubang tersamarkan oleh air banjir.
“Tidak tahu kalau jalannya berlubang karena tertutup banjir. Ternyata lubangnya cukup dalam,” ungkapnya.
Ia juga mengaku, sewaktu lewat tak ada tanda bahwa jalan tersebut berlubang. Ia juga melihat beberapa mobil kecil yang lewat.
Tampak gabah yang diangkut oleh Jefri sudah dipindah ke truk lainnya. Namun, truknya masih tergelempang dan belum didirikan.
Karena truk yang tergelempang tersebut, kemudian diberlakukan satu jalur. Semua kendaraan dilewatkan jadi satu di Jalur Jalan Pantura Demak-Kudus. Akibatnya Jalan Pantura Kudus-Demak atau pun sebaliknya macet sepanjang 2,3 kilometer.
Baca juga: Ganjar Tinjau Perbaikan Jalan Kudus-Pati Depan PT Pura yang Rusak Parah
Tak hanya itu, Jalan R Agil Kusumadya juga macet parah dari lampu merah Kencing hingga Jembatana Tanggulangin. Petugas dari kepolisian Resort (Polres) Kudus tampak mencoba mengurai kemacetan.
“Karena banjir dan ada truk tergelempang sehingga mengakibatkan macet. Kita ini berlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan,” ujar Bripka Taufik, Anggota Satlantas Polres Kudus.
Editor: Kholistiono

