Sisihkan Uang Jajan untuk Rintis Bisnis Florist, Safhira dan Abiyuda Kini Hasilkan hingga Rp700 Ribu Sehari

BETANEWS.ID, SEMARANG – Program Lapak Ganjar besutan Ganjar Pranowo di akun Instagramnya telah membantu pemasaran 2.882 UMKM. Para pengusaha itu tak hanya berasal dari Jawa Tengah, karena banyak juga dari provinsi lain. Salah satu yang mendapat berkah itu adalah florist asal Semarang @asagift.id.

Usaha jual bunga milik Abiyuda Wirahadi dan Safhira Wirahadi itu berlokasi di Jalan Lamper Tengah VIII no 9, RT 06 RW 07, Kota Semarang. Mulanya, usaha ini dirintis karena keduanya kebingungan mencari buket bunga, untuk sebuah acara. Lalu, mereka mencoba merangkai buket sendiri dan kini jadi bisnis.

Safhira menyiapkan buket pesanan pelanggan di Asagift. Foto: Ist

Berbekal sedikit uang jajan serta keterampilan yang dipelajari secara otodidak, keduanya mendirikan Asagift. Mulanya, pelanggan mereka hanya kalangan teman kuliah di Undip Semarang. Rerata, mereka mendapat pesanan 3 hingga 4 buket per hari.

-Advertisement-

Baca juga: Cerita Sutinah Bisnis Aksesoris Tembaga dengan Modal Kecil tapi Untungnya Gede

“Tahu LapakGanjar sudah lama. Kemarin sebelum valentine 2023 mencoba ikut posting buket bunga Hydrangea. Sebelum diposting pesanan buket 3-4 buah, setelah diposting pas valentine sampai 30-40 pesanan (senilai Rp 700 ribu) dalam sehari,” ujar Abiyuda saat ditemui, Jumat (3/3/2023).

Abi mengaku, jumlah itu adalah pesanan terbanyak dalam satu hari. Bahkan, mereka terpaksa harus menangguhkan pesanan karena kewalahan. Maklum, usahanya itu hanya dikerjakan tiga orang.

Dari sisi harga, buket yang @asagift cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp12 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung besar kecil dan kesulitan pembuatan. Selain buket bunga, mereka juga memproduksi  kain selempang yang lazim digunakan saat kelulusan atau wisuda.

Baca juga: Dari Buka Galeri di Rumah Hingga Kini Punya Toko, Cerita Perjuangan Sukesi Tekuni Bisnis Kerajinan

Berkat dipromosikan oleh Lapak Ganjar, selain jumlah pesanan meningkat, pemesannya juga datang dari luar Semarang.

“Selain itu, ada pelanggan baru juga yang datang. Kalau dulu yang pesan hanya dari Semarang, kini dari Jakarta dan Surabaya juga. Harapannya LapakGanjar membantu UMKM dari daerah-daerah lain,” urainya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER