Harga Telur Naik, dari Peternak Tembus Rp27 Ribu per Kilogram

BETANEWS.ID, PATI – Harga telur di Kabupaten Pati menjelang Ramadan terus merangkak naik. Dari peternak, saat ini harganya sudah mencapai Rp27 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga di pasaran, berkisar Rp30 ribu hingga Rp33 ribu per kilogram.

Peternak ayam petelur di Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, Pati, Bayu Saputra Bintang Wibowo (18), menyebut, harga telur sudah mengalami kenaikan sekitar sepekan lalu.

Baca juga: Naik Terus, Harga Telur di Kudus Sentuh Rp28 Ribu per Kilogram

-Advertisement-

“Sebelumnya harga telur di kandang di kisaran Rp22 ribu hingga Rp25 ribu. Harga ini sudah berlangsung sejak Natalan lalu dan bertahan cukup lama. Nggak sampai berada di bawah angka Rp22 ribu,” ungkapnya.

Ia menyebut, salah satu faktor yang menyebabkan harga telur merangkak naik, karena banyaknya permintaan.

“Di Pati khususnya, saat ini banyak orang yang hajatan, jadi permintaan telur juga ikut naik. Belum lagi karena memang sudah mendekati puasa, banyak harga-harga kebutuhan pokok naik,” imbuhnya.

Baca juga: Harga Telur Naik, Pedagang Sebut Karena Bantuan PKH Akan Turun

Sedangkan untuk harga pakan, menurutnya tidak berdampak terhadap naiknya harga telur tersebut. Sebab, untuk harga pakan masih stabil, begitu pula dengan harga obat-obatan.

Dengan naiknya harga telur, dirinya juga mengaku merasa diuntungkan. Karena modal untuk biaya pakan maupun perawatan tercukupi, sehingga keuntungan itu bisa ia manfaatkan untuk kebutuhan lain, baik untuk perawatan kandang maupun menambah bibit ayam petelur lagi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER