Muscab PKB Pati Gulirkan Tujuh Nama Kandidat Ketua

BETANEWS.ID, PATI – Sebanyak tujuh nama diusulkan menjadi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Gitrary Pati, Kamis (16/4/2026).

Tujuh nama tersebut yakni Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Kastomo yang juga Anggota DPRD Pati, Ahmad Husain selaku Sekretaris DPC PKB Pati, Sunoto selaku Wakil Ketua DPC PKB Pati, Sugiharto yang merupakan Anggota DPRD Jawa Tengah, Muntamah selaku Anggota DPRD Pati, serta Syaiful Rizal yang kini menjabat Ketua DPC PKB Pati.

“Kastomo, Pak Chandra, Gus Rizal, Bu Muntamah, Pak Husein, termasuk saya sendiri Sunoto. Ada 7 nama yang dibacakan DPP,” ujar Ketua Panitia Muscab PKB Pati, Sunoto.

-Advertisement-

Ia menjelaskan, nama-nama tersebut hasil kesimpulan dari DPP turun ke bawah. Kemudian dibacakan oleh Tim Koordinator dari DPP PKB dalam Muscab.

“DPP mengusulkan kepada DPW untuk membentuk tim yang terjun di Kabupaten-kabupaten. Mungkin wawancara dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh partai dan kader. Muncullah kesimpulan, setelah itu dilaporkan ke DPP, DPP dibicarakan di musyawarah cabang ini dan tidak boleh dikurangi,” ucapnya.

Sunoto menegaskan, Muscab kali ini hanya bersifat pengusulan, bukan pemilihan langsung. Selanjutnya, seluruh nama yang diusulkan akan mengikuti uji kompetensi di tingkat pusat sebelum ditetapkan ketua definitif.

Baca juga: Cegah Banjir Terulang, DPUTR Pati Kebut Pembersihan Sampah Sungai

“Nanti nama-nama itu dipanggil untuk mengikuti uji kompetensi di DPP. Jadwalnya yang jelas dari DPP, tapi informasinya 1 Minggu setelah pelaksanaan musyawarah ini,” ungkapnya.

Ia menyebut, penentuan ketua sepenuhnya menjadi kewenangan DPP PKB. Penilaian akan mencakup kesiapan mental, etika politik, loyalitas, serta dedikasi terhadap partai.

“Yang berhak menentukan adalah DPP. Kita mengusulkan saja. Uji kompetensi tentang kesiapan mental, beretika politik dan segala sesuatunya untuk menjadi pemimpin partai. Setelah itu masih ada proses tentang loyalitas, dedikasi, nanti di breakdown nilainya menurut uji kompetensi, kemudian yang menjadi Ketua DPC,” jelasnya.

Sunoto berharap, DPC PKB Pati ke depan dipimpin kader internal yang memiliki loyalitas tinggi terhadap partai.

“Kami harap pimpinan PKB Pati berangkat dari kader. Karena partai ini adalah partai kader. Jadi barometer utama adalah loyalitas kader. Kita tidak ingin partai ini menjadi ajang lelang. Kalau yang dipilih yang punya uang, dilelang saja. Ngapain ada musyawarah cabang,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengaku siap apabila dipercaya memimpin PKB Pati. Ia menyebut dirinya baru bergabung dengan PKB menjelang Pilkada Pati 2024 saat masuk bursa calon wakil bupati.

“Kita masuk PKB saat pencalonan saat masuk bursa wakil Bupati Pati. Saya baru masuk PKB. Istilah kerennya kan naturalisasi,” katanya.

Meski mengaku sebagai kader “naturalisasi”, Chandra menegaskan siap jika mendapat amanah dari partai.

“Semua kita belum tahu prosesnya. Artinya PKB Pati ini milik semua masyarakat Kabupaten Pati. Kita harus berdiri untuk kebutuhan masyarakat Pati. Kalau dicalonkan siap,” ucapnya.

Ia juga berharap hasil Muscab dapat melahirkan pemimpin terbaik demi kemajuan partai dan masyarakat Kabupaten Pati.

“Semoga mendapatkan Ketua yang amanah, yang baik dan semua hasil Muscab untuk kebaikan masyarakat Pati,” pungkasnya.

Editor : Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER