Es Cendol Legendaris di Mantingan Jepara yang Temani Pelanggannya hingga 4 Generasi

BETANEWS.ID, JEPARA – Di tengah teriknya cuaca, menikmati semangkuk es cendol legendaris saat berbuka bisa jadi pilihan menarik. Salah satu tempat yang musti dikunjungi adalah Es Cendol Mantingan yang berada di Dukuh Mantingan Rt 16, Rw 05, Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Jepara.

Di warung sederhana yang sekarang dikelola oleh generasi ke-4 ini, para pembeli datang silih berganti seperti tanpa henti. Pantas saja, karena es cendol ini memang begitu legendaris dan terkenal di Jepara.

Es Cendol Dawet Mantingan yang legendaris d Jepara. Foto: Umi Nurfaizah

Pemilik Warug Es Cendol Mantingan, Anik Faridhah (47) mengatakan, meski sudah sampai generasi keempat dirinya tetap mempertahankan resep awal. Menurutnya, bahan cendolnya juga berbeda dengan tempat lain yaitu menggunakan pati aren. Sedangkan yang lain kebanyakan pakai tepung tapioka.

-Advertisement-

Baca juga: Es Teler Juara di Kampung Kuliner Podomoro jadi Best Seller Karena Murah Banget

Semangkuk Es Cendol Mantingan yang ia jual berisi cendol, bubur sumsum, ebyang, kemudian disiram kuah santan serta larutan gula merah. Selain Es cendol, di warungnya tersebut juga menyediakan aneka jajanan seperti sate telur, sate krecek, tape ketan, aneka tahu, serta pepes jamur. 

“Kalau kata orang-orang itu beda, rasanya lebih empuk. Soalnya ini bikinnya pakai pati aren. Jadi kalau stok pati arennya nggak ada ya tetep jualan, tapi bubur sumsumnya aja,” Ujar wanita yang sudah empat tahun mewarisi es cendol tersebut, Selasa (07/03/2023).

Satu porsi es cendol tersebut juga terbilang murah dengan harga Rp4.000. Menurut Farida, kakek buyutnya dahulu berjualan di depan area Makam Sultan Hadlirin Mantingan. Karena sudah dikuat berjualan di sana, akhirnya membuka warung sendiri di depan rumahnya.

Baca juga: Mencicipi Kesegaran Es Gempol Pleret Mak Pik di Pasar Kalinyamatan Jepara

Para pembeli yang datang ke tempatnya juga beragam. Ada yang dari Kalimantan, Purbalingga, Manado, Semarang, serta warga yang berasal dari desa Mantingan sendiri. 

Salah satu langganan di warung tersebut, Afif Imron (30) mengatakan bahwa ia sering membeli es cendol di warung tersebut. Ia yang juga berasal dari Desa Tahunan mengatakan bahwa ibu dan kakeknya dahulu juga sering menjadi langganan di warung Es Cendol Mantingan.

“Kalau lewat sini pasti mampir, karena enak sih rasanya. Dari mbah, ibu, dulu juga sering mampir kesini,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER