31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Dishub Kudus Dirikan Posko untuk Urai Kemacetan Akibat Banjir di Jalur Pantura

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus mendirikan posko di dekat lampu lalu lintas pertigaan Terminal Jati Kudus. Posko tersebut difungsikan untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di Jalan Pantura Kudus-Demak dan sebaliknya.

Kepala Dinas Perhubungan Kudus, Catur Sulistiyanto, mengatakan, pendirian posko ini intruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Jalur Pantura khususnya Juwana-Kudus diminta untuk mendirikan posko kemacetan akibat banjir.

“Jadi kami menindaklanjuti intruksi tersebut. Nanti ada petugas yang berjaga dan mengurangi kemacetan yang terjadi agar lalu lintas tetap lancar,” ujar Catur saat ditemui di posko, Selasa (7/3/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Banjir Bikin Macet Jalan Tanjungkarang, Ketua DPRD Kudus Usulkan Bangun 2 Jalur Alternatif

Menurutnya, sudah lebih dua pekan banjir di Kabupaten Kudus tak kunjung surut. Selain menggenangi pemukiman dan area persawahan, banjir juga menggenangi Jalan Pantura sehingga mengakibatkan arus lalu lintas macet.

Tak hanya itu, banjir juga tampak menggenangi Terminal Induk Jati Kudus dengan ketinggian 50 sentimeter dan harus ditutup sementara. Aktivitas menaik-turunkan penumpang kini dialihkan di Jalan R Agil Kusumadya yang berada di samping Barat Terminal Jati Kudus.

Disinggung apakah Posko tersebut merupakan tindak lanjut dari terminal yang tergenang banjir, Catur mengatakan, intruksi secara spesifik berkaitan dengan terminal terendam tidak disinggung. Namun, secara umum berkaitan dengan masalah banjir di jalan raya.

“Kalau memang bisa difungsikan untuk terminal bayangan monggo konfirmasi dengan kepala terminalnya. Yang penting perintah pimpinan tenda ini dalam rangka untuk mengurai kemacetan dari banjir,” pungkasnya.

Baca juga: Jalur Pantura Kudus Tergenang Banjir, Sopir Truk Manfaatkan untuk Cuci Armadanya

Kepala Terminal Jati Kudus, Indarto, mengatakan, bahwa posko itu bukan tempat sebagai terminal bayangan akibat Terminal Jati yang kebanjiran.

“Posko ini untuk pengurai kemacetan di Jalur Pantura akibat banjir. Bukan sebagai terminal bayangan,” ujarnya.

Terminal Jati Kudus sendiri, kata dia, sudah terendam banjir sejak Jumat (3/3/2023) dengan ketinggian sampai 50 sentimeter. Akibatnya, untuk sementara terminal ditutup.

“Terminal Jati tutup sejak Jumat. Akan kami buka nanti ketika banjir sudah surut dengan ketinggian air sekitar 5 sentimeter,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin  

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER